Gubernur Ahmad Luthfi Kampanyekan Hemat Energi Lewat “Bike to Work”, Sepeda Listrik Premium Jadi Sorotan

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menunjukkan aksi nyata dalam mendukung kampanye hemat energi dengan berangkat kerja menggunakan sepeda (bike to work), Senin (13/04/2026). Bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), orang nomor satu di Jawa Tengah ini mengayuh sepeda dari kediaman masing-masing sebelum berkumpul di titik temu Masjid Raya Baiturrahman.

Rombongan kemudian melanjutkan rute melintasi jantung Kota Semarang, mulai dari Simpang Lima, Jalan Gajahmada, hingga finis di Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan.

Membangun Budaya Hemat Energi

Aksi bersepeda ini dimaksudkan sebagai teladan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat luas agar lebih peduli terhadap penggunaan energi. Menurut Luthfi, penghematan energi harus diinternalisasi sebagai budaya sehari-hari masyarakat Jawa Tengah.

“Upaya menghemat energi harus menjadi budaya. Banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari bersepeda ke kantor, menggunakan transportasi umum, hingga langkah-langkah efisiensi lainnya di lingkungan rumah dan kerja,” ujar Luthfi setibanya di kantor.

Spesifikasi Sepeda Gubernur Curi Perhatian

Selain pesan lingkungan yang dibawa, perhatian publik justru tertuju pada tunggangan yang digunakan oleh sang Gubernur. Berdasarkan pengamatan visual, sepeda tersebut diidentifikasi sebagai Specialized Turbo Levo, salah satu seri Electric Mountain Bike (e-MTB) premium kelas dunia.

Sepeda ini mengusung desain full-suspension yang modern dengan teknologi motor penggerak terintegrasi serta baterai yang tersembunyi rapi di dalam rangka (downtube). Teknologi ini memberikan bantuan tenaga (pedal assist) saat dikayuh, sehingga mempermudah mobilitas di berbagai medan perkotaan tanpa mengurangi esensi olahraga.

Investasi Gaya Hidup Sehat dan Modern

Sebagai produk premium, Specialized Turbo Levo dikenal memiliki nilai investasi yang cukup tinggi. Di pasar Indonesia, sepeda listrik seri ini diperkirakan dibanderol dengan harga berkisar antara Rp130 juta hingga Rp190 juta, tergantung pada spesifikasi komponen dan level seri yang dipilih.

Kehadiran teknologi listrik pada sepeda ini sejalan dengan kampanye transisi energi hijau yang tengah digalakkan pemerintah, sekaligus menunjukkan bahwa gaya hidup sehat dapat dipadukan dengan kemajuan teknologi modern untuk mendukung produktivitas kerja sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *