Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Sulawesi Tenggara Yusrianto, SH.,M.Si melakukan kunjungan ke pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI ) Kabupaten Buton, Jum’at, (05/07/2024) sekitar pukul 13.55 WITA.
Dalam kunjungannya Yusrianto, SH.,M.Si meninjau langsung program pembinaan dan sekaligus menjadi mitra yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Buton, salah satu diantaranya ialah Karamba Batu, Pusat Industri Pengelolaan Ikan, Pangakalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasar Wajo, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil produksi nelayan.
Kabupaten Buton (Kepton) merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya kelautan. Bila melihat potensi perikanan dan kelautan sewajarnya dapat dijadikan pusat industri perikanan dan kelautan sehingga dapat mendorong tingkat lapangan kerja yang banyak dan mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pesisir.
Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi pusat industri pertambangan yang tentunya akan memberikan lapangan kerja yang banyak diperkirakan 2 sampai 3 tahun kedepan akan membutuhkan tenaga kerja kurang lebih 250.000 orang, sehingga kebutuhan terhadap konsumsi ikan cukup besar.
Peluang ini harus disikapi dengan berkolaborasi dengan semua pihak agar bisa mendorong tercapainya kesejahteraan masyarakat.
Potensi kelautan dan perikanan yang berada di Kepulauan Boton (Kepton) seharusnya pemerintah pusat maupun pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tenggara menjadi skala prioritas terhadap pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan.
Secara mendasar salah satu tugas dan kewajiban pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia karena secara tegas telah dinyatakan dalam pembukaan UUD 1945.
Memberi arti bahwa pemerintah mempunyai peranan sentral baik secara perencana, penggerak, pengendali, dan pengawas dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Sehingga dibutuhkan pembangunan infrastruktur bidang perikanan, edukasi bagi masyarakat nelayan, padat modal dan mendekatkan dengan pasar.















