Cairkan Sekat Formal, Kemendikdasmen Perkuat Kemitraan dengan Media Lewat Olahraga Bulu Tangkis

JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menawarkan pendekatan baru dalam menjalin hubungan dengan media massa. Bukan lewat ruang rapat yang kaku, melainkan melalui lapangan bulu tangkis. Olahraga bersama Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik) ini digelar sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus penguatan kemitraan strategis, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan ini sekaligus menandai peresmian renovasi Lapangan Bulu Tangkis Kemendikdasmen yang kini tampil lebih representatif dan memenuhi standar.

Komunikasi Lebih Efektif dalam Suasana Santai

Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, menjelaskan bahwa suasana informal sangat membantu dalam penyebarluasan informasi pendidikan.

“Pertandingan persahabatan ini bukan sekadar olahraga, tapi ajang agar hubungan kerja semakin akrab. Jika hubungan sudah cair, koordinasi dan kolaborasi menyampaikan informasi pendidikan kepada masyarakat akan jauh lebih mudah,” ujar Anang di sela pertandingan.

Hal senada diungkapkan Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin. Ia menilai media sebagai mitra strategis yang butuh ruang dialog terbuka. Menurutnya, dalam suasana santai, isu-isu pendidikan dapat dibahas secara lebih cair dan solutif.

Fasilitas Representatif untuk Lintas Unit

Pengurus Bulu Tangkis Kemendikdasmen, Slamet Riyanto, menyatakan rasa syukurnya atas lapangan yang telah direnovasi. Ia berharap fasilitas ini menjadi pusat kebugaran dan kebersamaan bagi seluruh pegawai lintas unit kerja kementerian maupun rekan-rekan jurnalis.

“Harapannya, teman-teman pegawai dan Fortadik bisa semakin semangat berolahraga dan menjaga kebersamaan tanpa melihat sekat unit kerja,” tuturnya.

Apresiasi dari Rekan Jurnalis

Sekretaris Jenderal Fortadik sekaligus jurnalis Jurnas, Mutiul Alim, menyambut positif pendekatan “tanpa sekat” ini. Ia menilai olahraga menjadi sarana menyehatkan yang mampu membangun kepercayaan antara humas dan media.

“Biasanya kami bertemu pejabat di acara resmi yang formal. Di sini, kita bisa saling bertemu tanpa sekat, sehingga kerja sama ke depan bisa terjalin lebih kuat,” ungkapnya, senada dengan Dody Suryawan dari Disway.id yang berharap agenda ini menjadi rutinitas.

Melalui inisiatif ini, Kemendikdasmen menegaskan bahwa kemitraan yang kuat tidak hanya dibangun lewat konferensi pers, tetapi juga melalui sportivitas dan kebersamaan di lapangan hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *