NANGGUNG — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor bergerak cepat meninjau lokasi munculnya asap di area operasional PT Aneka Tambang (Antam), Kecamatan Nanggung, Rabu (14/1/2026).
Langkah ini diambil guna memberikan klarifikasi resmi sekaligus meredam spekulasi yang berkembang di masyarakat menyusul beredarnya video terkait fenomena tersebut di media sosial.
Kejadian Saat Operasional Nihil
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak manajemen PT Antam, fenomena munculnya asap tersebut terdeteksi pada pukul 00.30 WIB dini hari. Bupati Rudy menegaskan bahwa pada jam tersebut, tidak ada aktivitas operasional penambangan yang sedang berlangsung di titik lokasi.
“Lokasi munculnya asap berada di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) resmi milik Antam. Kami sudah berkoordinasi langsung dengan pimpinan PT Aneka Tambang dan melakukan pengecekan mendalam,” ujar Rudy Susmanto di lokasi peninjauan.
Jaminan Keselamatan Karyawan dan Masyarakat
Salah satu poin utama peninjauan ini adalah memastikan keselamatan tenaga kerja. Setelah melakukan sinkronisasi data dan pengecekan di lapangan, Forkopimda memastikan kondisi dalam keadaan terkendali.
“Setelah kami melakukan pengecekan langsung dan berkoordinasi bersama pimpinan PT Aneka Tambang, dipastikan tidak ada korban dari pihak karyawan. Situasi aman,” tegas Bupati Bogor.
Rudy Susmanto juga mengingatkan bahwa PT Aneka Tambang merupakan satu-satunya pemilik izin usaha pertambangan resmi di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus memantau perkembangan teknis di lapangan agar aktivitas pertambangan tetap berjalan sesuai standar prosedur keselamatan yang berlaku tanpa mengganggu kondusivitas wilayah sekitarnya.












