TOBELO — Kehadiran kekuatan politik baru mulai mewarnai dinamika demokrasi di Maluku Utara. Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kabupaten Halmahera Utara, Mujril Musa, mengungkapkan bahwa partainya hadir untuk memberikan pilihan segar bagi masyarakat yang mendambakan pembaruan dan integritas dalam bernegara.
Pasca deklarasi resmi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta pada Januari lalu, DPD Partai Gerakan Rakyat Halmahera Utara langsung bergerak cepat melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan di tengah perbedaan pilihan politik.
Alternatif di Tengah Kejenuhan Politik
Menurut Mujril, Partai Gerakan Rakyat yang dipimpin oleh putra daerah Maluku Utara, Sahrin Hamid, membawa semangat baru untuk memperjuangkan hak-hak sipil dan keadilan sosial melalui jalur politik formal.
“Kehadiran Partai Gerakan Rakyat menghadirkan pilihan baru di tengah kejenuhan masyarakat terhadap partai-partai lama. Kami mengusung semangat pembaruan untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar Mujril Musa dalam keterangannya di Tobelo, Kamis (12/2/2026).
Fokus pada Kedaulatan Rakyat
Mujril menjelaskan bahwa pembentukan partai ini memiliki landasan ideologi yang kuat, yakni memperjuangkan kedaulatan rakyat secara nyata. Melalui struktur yang baru terbentuk, pihaknya berkomitmen menjadi wadah aspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat di Halmahera Utara.
Kegiatan sosialisasi yang dilakukan saat ini bertujuan untuk memperkenalkan visi dan misi partai agar masyarakat memahami nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Partai Gerakan Rakyat sejak dini.
Himbauan Jaga Sitkamtibmas yang Kondusif
Demi menjaga stabilitas politik dan keamanan di wilayah Provinsi Maluku Utara, Mujril menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para loyalis Partai Gerakan Rakyat, untuk tetap menjaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) agar tetap kondusif.
Ia menegaskan bahwa perbedaan dukungan adalah hal yang lumrah dalam demokrasi, namun kedamaian daerah harus tetap menjadi prioritas utama.
“Mari kita tunjukkan bahwa kedewasaan berpolitik adalah kunci utama dalam menciptakan Maluku Utara, khususnya Halmahera Utara, yang damai dan sejahtera,” tutup Mujril Musa.












