JOMBANG — Konsistensi dalam merawat toleransi kembali ditunjukkan oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kabupaten Jombang. Setelah sukses menggelar aksi serupa bersama pengurus Jawa Timur beberapa hari lalu, sore ini, Kamis (12/03/2026), INTI Jombang kembali turun ke jalan untuk membagikan takjil kepada warga yang melintas di kawasan pusat kota.
Aksi berbagi ini dipusatkan di depan Toko Emas Kencono Ungu Jombang. Sejak pukul 16.30 WIB, para pengurus INTI dengan ramah menyapa pengendara dan pejalan kaki sambil menyodorkan bingkisan berbuka puasa.
Warga Terpikat Semangat Peduli Sesama
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana yang sangat kondusif. Warga mengantre dengan tertib dan disiplin, mengikuti arahan panitia sehingga tidak menimbulkan kemacetan di jalur protokol tersebut.
Beberapa warga mengaku sempat merasa heran, namun berubah menjadi rasa bangga dan haru saat melihat warga keturunan Tionghoa begitu bersemangat berbagi di bulan Ramadan. “Awalnya saya kira ada pembagian apa, ternyata dari teman-teman Tionghoa. Senang sekali melihatnya, meski berbeda suku dan agama, mereka sangat peduli dengan kami yang menjalankan ibadah puasa,” ujar salah satu warga yang menerima bingkisan.
Komitmen Pembauran dan Aksi Maraton
Salah satu anggota INTI Jombang menjelaskan bahwa kegiatan sore ini merupakan bagian dari rangkaian “Maraton Berbagi” yang sebelumnya juga telah dihadiri oleh pengurus INTI Jawa Timur. Aksi ini bertujuan untuk memperkuat jati diri warga Tionghoa sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat Jombang yang inklusif.
“Kami ingin menunjukkan bahwa orang Tionghoa adalah bagian dari masyarakat yang membaur dan peduli terhadap sesama. Hidup di Jombang yang dikenal sebagai Kota Santri memberikan kami pelajaran berharga tentang cara hidup berdampingan secara harmonis,” jelasnya.
Menjaga Tradisi Harmonisasi
Aksi di depan Toko Emas Kencono Ungu ini menjadi bukti nyata bahwa keberagaman di Kabupaten Jombang bukan sekadar slogan, melainkan tindakan yang menyentuh langsung hati masyarakat. INTI Jombang berharap kegiatan ini dapat terus memupuk rasa persaudaraan dan menghilangkan sekat-sekat perbedaan di tengah masyarakat.
Melalui konsistensi aksi maraton ini, INTI Jombang membuktikan bahwa kepedulian sosial tidak mengenal batas latar belakang, melainkan tentang ketulusan untuk saling membantu antarmanusia.















