KLATEN – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Klaten terus didorong menjadi garda terdepan pelayanan yang mengembalikan kepercayaan masyarakat. Hal itu ditegaskan Plt Bupati Klaten, Yulindha Mahanni Pratiwi atau yang akrab disapa Linda Beny, saat menghadiri Workshop Artificial Intelligence (AI) bagi petugas gerai MPP di New Merapi Resto Klaten, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan tahunan yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Klaten ini merupakan upaya penguatan kapasitas petugas gerai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
Linda mengatakan, data pengunjung MPP sangat luar biasa dan menjadi motivasi untuk pelayanan yang lebih optimal.
“Alhamdulillah hari ini saya menghadiri kegiatan peningkatan kapasitas teman-teman yang ada di DPMPTSP, petugas gerai MPP yang memang langsung bersinggungan dengan pelayanan masyarakat. Tadi sudah dibacakan beberapa datanya, luar biasa sekali pengunjung yang ada di MPP itu rata-rata per bulan mencapai delapan ribu orang,” ujarnya.
Pulihkan Kepercayaan lewat Pelayanan
Ia mengakui saat ini Pemkab Klaten menghadapi krisis kepercayaan. MPP diharapkan menjadi pintu untuk memulihkannya.
“Dengan kondisi dan situasi Kabupaten Klaten saat ini, mereka sangat krisis kepercayaan terhadap Pemerintah Kabupaten Klaten. Tapi dengan adanya teman-teman di MPP ini, bisa mendorong rasa itu tumbuh kembali di masyarakat, bisa mengembalikan lagi rasa kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang optimal setiap harinya,” tegasnya.
Linda menyebut evaluasi pelayanan sejauh ini tidak ada masalah dan petugas sudah sangat optimal. Namun, ia mendorong inovasi digitalisasi.
“Jadi ini tadi kebetulan temanya adalah digitalisasi. Kami ingin nanti ke depannya mereka bisa mengakses secara online melalui sistem sebelum akhirnya ada verifikasi administrasi datang ke kantor MPP. Kami harap bisa mempersingkat tahapan administrasi, bisa mengurai antrean dari rumah, nanti sampai di MPP tinggal konfirmasi dan verifikasi saja. Jadi lebih cepat, aman, nyaman, tepat, dan menyingkat waktu,” jelasnya.
24 Gerai dan 255 Layanan
Kepala DPMPTSP Klaten, Pandu Wirabangsa, menambahkan bahwa MPP Klaten kini memiliki 24 gerai dengan 255 jenis pelayanan. Hingga Oktober 2026, minimal 8.000 pengunjung per bulan tercatat datang.
Workshop AI ini diharapkan membekali petugas dengan keterampilan menjawab pertanyaan warga hingga menerjemahkan layanan untuk disabilitas tuli secara visual.
“Misalnya menjawab pertanyaan, kemudian menerjemahkan dari bahasa verbal menjadi visual untuk teman-teman disabilitas. Harapannya semua masyarakat punya hak yang sama dan harus terlayani dengan baik,” kata Pandu.
Ia juga menegaskan komitmen integritas pelayanan di MPP.
“Silakan ke MPP, kita akan terima dengan sangat baik. Kita juga akan menjaga integritas. Itu penting untuk meningkatkan kepercayaan,” pungkasnya.












