NAGAN RAYA — Jajaran Forkopimda Kabupaten Nagan Raya menggelar rapat koordinasi (rakor) strategis guna menghadapi ancaman cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino yang diprediksi mencapai level signifikan atau dikenal dengan istilah “Godzilla”. Kegiatan ini dilangsungkan di Gedung Bharadaksa, Polres Nagan Raya, Senin (20/04/2026).
Rapat ini menjadi wadah konsolidasi antara TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan (stakeholder) terkait untuk memitigasi dampak bencana lingkungan.
Fokus pada Mitigasi Karhutla dan Kekeringan
Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa fenomena El Nino tahun ini memerlukan perhatian khusus. Fokus utama kesiapsiagaan diarahkan pada pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), penanganan risiko kekeringan, serta gangguan ekosistem lainnya yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
“Rapat koordinasi ini adalah langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan tindakan seluruh unsur Forkopimda. Kita harus memastikan seluruh pihak dalam kondisi siap siaga agar potensi bencana akibat cuaca ekstrem dapat diantisipasi secara maksimal,” ujar AKBP Benny.
Langkah Terpadu dan Kesiapan Sarana
Dalam pertemuan tersebut, dirumuskan sejumlah langkah konkret yang akan segera dilaksanakan secara terpadu, di antaranya:
-
Peningkatan Intensitas Patroli: Memantau titik-titik rawan api secara berkala.
-
Sosialisasi Masif: Memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan secara liar.
-
Kesiapan Infrastruktur: Memastikan ketersediaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana dalam kondisi prima dan siap gerak.
Imbauan kepada Masyarakat
Selain penguatan internal instansi, Polres Nagan Raya bersama Forkopimda mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Warga dilarang keras melakukan pembakaran hutan maupun lahan dengan alasan apa pun karena kondisi cuaca ekstrem sangat rentan memicu kebakaran luas yang sulit dikendalikan.
Melalui sinergi yang solid antarinstansi, diharapkan Kabupaten Nagan Raya tetap berada dalam situasi aman, kondusif, dan meminimalisir dampak kerugian materiil maupun korban jiwa akibat anomali cuaca yang terjadi.












