Peringatan Hari Kartini ke-147: Bupati Thomas Safanpo Kobarkan Semangat Kemandirian Perempuan Asmat

AGATS — Pemerintah Kabupaten Asmat secara resmi mencanangkan peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026 pada Sabtu, 11 April 2026. Dalam seremoni tersebut, Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, S.T., M.Si., menegaskan bahwa momentum ini merupakan langkah konkret untuk merawat semangat Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di Tanah Papua.

Bupati menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan refleksi atas perjuangan emansipasi yang harus tetap relevan dengan tantangan zaman.

Menghidupkan Spirit “Habis Gelap Terbitlah Terang”

Dalam pidatonya, Bupati Thomas menyoroti relevansi kutipan legendaris Kartini di era modern. Menurutnya, “terang” pada masa kini diwujudkan melalui pemberian kesempatan yang setara bagi perempuan untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya, memimpin, serta bebas berkarya tanpa sekat diskriminasi.

“Raden Ajeng Kartini bukan hanya simbol emansipasi, melainkan teladan keberanian bagi kita semua. Beliau mengajarkan bahwa pendidikan dan kemandirian adalah kunci utama kesuksesan perempuan,” ujar Bupati Thomas di hadapan para undangan.

Apresiasi untuk Ketangguhan Perempuan Asmat

Bupati juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kemajuan yang ditunjukkan perempuan di Kabupaten Asmat. Saat ini, perempuan Asmat dinilai telah membuktikan kapasitasnya, tidak hanya dalam ranah domestik, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Guna memperkuat peran tersebut, Pemerintah Kabupaten Asmat berfokus pada tiga pilar utama pemberdayaan:

  • Sektor ekonomi: mendorong partisipasi perempuan dalam penguatan ekonomi kreatif dan ekonomi lokal.
  • Sektor sosial: memperkuat peran perempuan dalam perlindungan anak serta ketahanan keluarga.
  • Sektor pendidikan: menjamin akses pendidikan yang adil dan merata bagi generasi muda perempuan di seluruh distrik.

Mewujudkan Generasi Bangsa yang Kuat

Pencanangan peringatan Hari Kartini tahun 2026 ini resmi dibuka dengan harapan besar agar sinergi antara laki-laki dan perempuan sebagai mitra sejajar semakin kuat.

“Perempuan hebat akan melahirkan generasi bangsa yang kuat. Mari kita teruskan semangat Raden Ajeng Kartini untuk mewujudkan Kabupaten Asmat yang lebih maju, sejahtera, dan berkualitas,” tutup Bupati Thomas Safanpo.

Acara ditutup dengan suasana hangat dan penuh optimisme, menandai dimulainya rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini di seluruh wilayah Kabupaten Asmat hingga puncaknya pada 21 April mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *