KLATEN — Sebanyak 1.500 jamaah menyemarakkan acara Halal Bihalal yang digelar oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Kalam di Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Klaten, Selasa (07/04/2026) siang. Acara yang berlangsung di bawah naungan Yayasan Ameena Mulya Indonesia ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan amaliah Ramadhan 1447 H yang telah dilakukan secara masif.
Ketua Yayasan, Ponidi, menjelaskan bahwa momentum ini bukan sekadar tradisi, melainkan sarana untuk mempererat silaturahmi antara jajaran pejabat Forkopimda Klaten dengan masyarakat akar rumput.
Rekam Jejak Sosial Sepanjang Ramadhan 1447 H
Halal Bihalal ini menjadi penutup manis dari berbagai aksi kemanusiaan yang dijalankan Ponpes Nurul Kalam sepanjang bulan suci, di antaranya:
-
Penyaluran 1.000 paket peduli anak yatim dan kaum duafa.
-
Pemberian santunan rutin untuk yatim piatu.
-
Penyediaan buka bersama setiap sore untuk 100 jamaah masjid dan 200 anak yatim.
-
Penggalangan donasi kemanusiaan untuk Palestina.
-
Fasilitasi I’tikaf 10 malam terakhir dengan layanan konsumsi bagi para jamaah.
Pesan Ustaz Salim A. Fillah: Pentingnya Menghapus Dosa Sesama
Acara ini semakin khidmat dengan kehadiran pendakwah asal Yogyakarta, Ustaz Salim A. Fillah. Dalam tausiahnya, ia menekankan bahwa Halal Bihalal adalah keunikan tradisi Indonesia yang sangat sesuai dengan tuntunan agama dalam aspek pembersihan dosa antarmanusia (hablum minannas).
“Dosa kepada Allah telah dibersihkan saat Ramadhan, namun dosa kepada sesama manusia sangat berbahaya jika tidak saling memaafkan. Momen Syawalan seperti ini adalah waktu terbaik untuk membuka pintu maaf,” pesan Ustaz Salim di hadapan ribuan jamaah.
Kejutan Berkah: Paket Umroh Gratis untuk Marbot
Suasana haru pecah saat pihak Yayasan mengumumkan pemberian dua voucher paket umroh gratis kepada dua orang marbot masjid yang merupakan warga asli Desa Karangpakel. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keikhlasan mereka dalam memakmurkan masjid selama bertahun-tahun.
Acara yang turut dihadiri jajaran Forkopimda dan Forkopimcam Trucuk ini diharapkan dapat terus memupuk kepedulian sosial dan menjadikan Ponpes Nurul Kalam sebagai pusat syiar Islam yang membawa keberkahan bagi wilayah Klaten dan sekitarnya.













