KLATEN — Yayasan Sridaya Amanah Sejahtera menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat jaring pengaman sosial di wilayah Klaten. Bertempat di Jombor, Ceper, yayasan ini menyalurkan ribuan paket sembako sebagai bentuk apresiasi kepada relawan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta bantuan bagi masyarakat luas, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menyasar para pejuang gizi, tetapi juga menyentuh anak yatim dan warga yang membutuhkan di sekitar wilayah kerja yayasan.
Tali Asih untuk Relawan SPPG
Ketua Yayasan Sridaya Amanah Sejahtera, Bambang Sridaya, menjelaskan bahwa penyaluran sembako ini merupakan bentuk tali asih dan apresiasi atas kerja keras para relawan yang selama ini mendukung jalannya program SPPG.
“Kami ingin memberikan apresiasi kepada relawan atas kerja sama yang luar biasa dengan yayasan. Ini adalah upaya kami untuk menjaga kedekatan dan silaturahmi dengan mereka yang telah mendedikasikan waktunya di dapur gizi,” ujar Bambang di sela-sela acara.
Dampak Positif Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penyaluran sembako ini juga menjadi ungkapan syukur atas keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bambang menilai program tersebut memberikan multiplier effect bagi ekonomi lokal, khususnya dalam membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
“Masyarakat sangat antusias. Program ini tidak hanya soal gizi, tapi juga membantu ekonomi keluarga karena masyarakat bisa terlibat langsung sebagai pekerja. Ini adalah langkah konkret dalam membantu mengentaskan pengangguran,” imbuhnya.
Total Bantuan Rp350 Juta untuk Sesama
Sebagai wujud kepedulian yang lebih luas, yayasan menggelontorkan anggaran sebesar Rp350 juta untuk menyediakan 2.500 paket sembako. Paket tersebut berisi bahan pangan pokok berkualitas seperti:
-
Beras premium
-
Minyak goreng
-
Telur ayam
-
Bahan pokok pendukung lainnya.
Bantuan ini didistribusikan kepada relawan, masyarakat umum, hingga anak-anak yatim guna meringankan beban ekonomi keluarga.
Bambang berharap aksi sosial ini dapat memantik semangat kebersamaan di tengah masyarakat Klaten. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis antara yayasan dan warga, diharapkan visi menyejahterakan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan.
“Semoga langkah kecil ini menjadi contoh bagaimana kita bisa saling membantu. Kebersamaan adalah kunci untuk menuju masyarakat yang lebih sejahtera dan peduli satu sama lain,” pungkas Bambang.












