Tutup Safari Ramadan di Duduksampeyan, Wabup Gresik Sosialisasi Layanan Darurat 112 dan WhatsApp AI

GRESIK — Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, resmi menutup rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Gresik tahun ini di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan, Kamis malam (5/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Wabup Alif ini membawa misi penting terkait keamanan wilayah dan digitalisasi pelayanan publik.

Di hadapan jamaah, Wabup Alif memberikan perhatian khusus pada aspek kondusivitas wilayah, terutama maraknya fenomena tawuran antar-pemuda saat waktu sahur yang sempat terjadi di kecamatan lain.

Jaga Kondusivitas: Peran Masyarakat Sangat Vital

Wabup Alif menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian dalam menjaga ketertiban umum tanpa dukungan aktif dari warga.

“Kami bersama jajaran TNI dan Polri butuh keterlibatan bapak dan ibu semua. Tolong jaga anak-anak kita agar kejadian tawuran saat sahur tidak merembet ke Duduksampeyan. Mari kita muliakan bulan suci ini dengan kegiatan yang positif,” tegas Alif.

Solusi Darurat: Cukup Tekan 112

Guna mempercepat respon terhadap kejadian genting, Pemkab Gresik kembali mensosialisasikan nomor darurat 112. Layanan ini terintegrasi untuk berbagai kondisi darurat seperti kebutuhan ambulans, pemadam kebakaran, aksi kriminalitas, hingga penanganan hewan berbahaya.

“Cukup hubungi 112, sampaikan identitas dan kondisinya. Ambulans kami sudah dilengkapi GPS, sehingga armada terdekat akan langsung meluncur. Ini solusi praktis jika warga tidak hafal nomor telepon perangkat desa atau camat,” jelasnya.

Inovasi WhatsApp Center Berbasis AI

Selain nomor darurat, Pemkab Gresik memperkenalkan WhatsApp Center Pemda Gresik di nomor 0812-1788-9986. Layanan ini menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menjawab berbagai kebutuhan warga secara otomatis dan cepat, meliputi:

  • Pengecekan status BPJS.

  • Informasi lowongan pekerjaan ter-update.

  • Pelaporan jalan rusak.

  • Pengajuan proposal pembangunan.

Transparansi Pembangunan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Wabup Alif juga berbicara terbuka mengenai tantangan infrastruktur di Gresik. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran akibat dinamika ekonomi global memaksa pemerintah melakukan skala prioritas.

“Masalah yang dihadapi besar, namun anggaran terbatas. Pembangunan jalan dan penyediaan air bersih dilakukan secara bertahap dan bergantian. Kami mohon doa dan dukungan positif agar seluruh program dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Mengakhiri rangkaian Safari Ramadan 2026, Wabup Alif mengajak warga Desa Sumengko untuk tetap optimis dan memanfaatkan kanal pengaduan resmi pemerintah untuk setiap permasalahan yang ada di desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *