Tragedi di Indomaret Kupang: Upaya Bunuh Diri, Pesan Misterius dan Duka Mendalam

Kejadian tragis menggemparkan Kota Kupang. Irfantus Koanan (20), seorang karyawan Indomaret di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, ditemukan meninggal dunia pada Senin, 20 Januari 2025 dini hari. Hasil penyelidikan mengungkap bahwa Irfantus meninggal akibat upaya bunuh diri dengan cara gantung diri, namun dengan detail yang sangat menyayat hati.

Rekaman CCTV dari Indomaret menjadi saksi bisu peristiwa tersebut. Pukul 02.21 WITA, Irfantus terlihat tiba di toko dengan kunci Indomaret di tangannya. Ia kemudian menuju gudang mengambil tali rafia dan menaiki tangga ke lantai dua.

Sekitar pukul 02.27 WITA ia mulai melakukan upaya bunuh diri, namun tali rafia tersebut putus karena tak mampu menahan berat badannya. Irfantus jatuh ke lantai, sempat tersadar sejenak sebelum akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 03.00 WITA.

Rekan kerjanya, Iren Modok menemukan jasadnya pada pukul 07.00 WITA. Lebih menyedihkan lagi, pesan terakhir Irfantus kepada kakaknya, Riana Koana menambah misteri di balik kematiannya. Pukul 02.17 WITA, Irfantus mengirimkan bukti transfer uang sebesar Rp600.000, diikuti dua pesan singkat yang penuh teka-teki. “Bt pu uang terakhir tu,” dan “Bt PU pin hp tanggal lahir.” Pesan-pesan tersebut hingga kini masih belum terpecahkan maknanya.

Kapolsek Alak, AKBP Albertus Mabel membenarkan kejadian tersebut berdasarkan rekaman CCTV. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik tindakan Irfantus. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan rekan kerja Irfantus, serta menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di lingkungan kerja dan keluarga. Misteri di balik pesan terakhir dan uang yang dikirimkan masih menjadi fokus penyelidikan.

Penulis: KLAUDIUS A. SANBEIN, S.Pd.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *