Tim Dosen USU Berikan Alat Pencuci Kacang Kedelai Otomatis untuk Usaha Tempe

Kota Binjai – Universitas Sumatera Utara di kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) USU melaksanakan kegiatan dengan memberikan alat pencuci kacang kedelai pada hari Kamis, 12/09/2024.

Tim dosen Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) USU melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian alat pencuci kacang kedelai otomatis untuk mitra usaha tempe Sugiono di Desa Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Ketua tim dosen Universitas Sumatera Utara (USU) selaku pelaksana kegiatan Dr. Ir. Anizar, M.Kes. IPU., mengatakan bahwa kegiatan pengabdian terdiri atas sosialisasi kegiatan ergonomis, pembelajaran cashflow dan dilanjutkan dengan penghantaran alat pencuci kacang kedelai otomatis kepada masyarakat mitra usaha tempe.

Menurut Anizar, rangkaian program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bersama tim dosen USU terdiri dari Dr. Ir. Ukurta Tarigan, M.T., dan Khalida Syahputri, S.T., M.T. serta melibatkan 3 mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Sumatera Utara yaitu Rizfan Dio, Alfredo Marbun dan Jeremia Sigalingging adalah untuk menyelesaikan masalah mitra terkait proses pencucian untuk menghilangkan kulit ari kacang kedelai.

“Pencucian kacang kedelai selama ini dikerjakan secara manual dengan postur kerja berdiri hingga lama, kualitas pencucian juga kurang bersih dan kegiatan tersebut menimbulkan keluhan sakit pada beberapa bagian tubuh pekerja,” ucap Anizar sebagai Ketua tim dosen USU bahwasanya ia menyampaikan tentang hal target luaran dari program pengabdian yaitu bidang produksi dan manajemen usaha.

Pengadaan alat pencuci kacang kedelai yang akan bekerja secara otomatis membuang kulit ari kacang kedelai yang terdapat dalam air sehingga memudahkan pekerja dan secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas kacang kedelai karena terfermentasi dengan baik dan akan tahan lebih lama.

Sedangkan target luaran manajemen usaha adalah mitra usaha tempe Sugiono memiliki catatan pemasukan dan pengeluaran (cashflow) keuangan dan dapat membuat laporan keuangan sederhana dan kegiatan tersebut sejalan dengan prioritas 1 dan prioritas 3 Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu meningkatkan produktivitas dan pekerja memiliki kehidupan sehat sejahtera.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga mendukung Indikator Kerja Utama (IKU) Universitas Sumatera Utara (USU) yaitu IKU 2 terkait pengalaman Mahasiswa di luar kampus, IKU 3 yaitu kontribusi dosen terhadap masyarakat serta IKU 5 dimana hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat,” ucap Anizar.

Penulis: MAKRAHIM SIMAMORAEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *