Bidik Emas POPDA Jatim 2026, Perpani Jombang Intensifkan Pemusatan Latihan

JOMBANG – Menyongsong Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI Jawa Timur 2026 di Kabupaten Ngawi, cabang olahraga panahan Kabupaten Jombang mulai menggelar pemusatan latihan secara intensif. Latihan berlangsung di Lapangan Panahan RTH Kebun Ratu, Desa Keplaksari, Jombang.

Pemusatan latihan ini bukan sekadar rutinitas. Perpani Jombang menargetkan atlet pelajar mampu menyumbangkan medali emas pada ajang tingkat provinsi tersebut.

Ketua Cabor Panahan Jombang, M. Zulfani Fahriansyah, mengatakan kontingen Jombang datang ke POPDA bukan hanya untuk mengisi daftar peserta. Proses penyaringan panjang sejak Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2026 telah menghasilkan talenta muda potensial.

Atlet yang Disiapkan

Untuk Divisi Nasional Bow 40m Putri, Jombang mengandalkan Aden Faras Wicaksono dan Farannisa Fayyadah, keduanya siswi SMA Negeri 2 Jombang, serta Dihlah Nafisah Nizam dari SMA Darul Ulum 1 Unggulan.

Sementara itu, Divisi Recurve 60m Putri diisi Rehana Amelia Wardoyo (SMA Negeri Mojoagung), Kaisah Nurina Wiracetta (SMP Negeri 1 Mojowarno), dan Mahira Khaira Lubna (SMP Negeri 1 Peterongan).

“Target kami jelas, ada atlet yang bisa menyumbangkan emas untuk Jombang di POPDA Jatim nanti,” ujar Zulfani di sela sesi latihan.

Menurutnya, fondasi pembinaan yang konsisten menjadi kunci agar atlet pelajar memiliki mental baja saat menghadapi tekanan di arena pertandingan.

Modal dari Porprov 2025

Keyakinan tersebut bukan tanpa dasar. Pada Porprov 2025 di Malang Raya, wakil Jombang berhasil meraih emas melalui Parisya Palmeda Nasywa Nihar di nomor Barebow 50 meter putri. Rekam jejak itu diharapkan menjadi teladan bagi para atlet pelajar untuk mewarisi kedisiplinan dan mental juara.

Atlet pelajar Dihlah Nafisah Nizam menyebut latihan harian kini digenjot hingga tiga sesi. Tujuannya mematangkan akurasi bidikan pada jarak 40 meter kelas Nasional. Selain teknik, konsentrasi dan kestabilan emosi terus diasah, termasuk mengantisipasi variabel cuaca di venue pertandingan.

Meski persaingan di tingkat provinsi diprediksi sengit, jajaran pengurus tetap optimistis. Pemusatan latihan ini dinilai sebagai simpul penting untuk mendulang medali di Ngawi sekaligus batu loncatan menuju Porprov X 2027 di Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *