Tangis Iringi Pemakaman Sekeluarga Korban Kecelakaan Tol Tegal di Pemalang

PEMALANG — Suasana duka mendalam menyelimuti Dusun Peron, Kelurahan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Sabtu (21/3/2026). Satu keluarga yang menjadi korban kecelakaan maut di Tol KM 290 Tegal dimakamkan secara bersamaan dalam satu liang lahad yang telah disiapkan khusus oleh warga setempat.

Langkah kaki warga yang mengusung lima keranda beriringan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bulu diiringi isak tangis keluarga dan kerabat yang tak terbendung.

Satu Lubang, Lima Sekat Peristirahatan

Pihak keluarga dan warga sepakat memakamkan kelima korban dalam satu liang lahad besar yang dibagi menjadi lima sekat ruang. Kelima korban tersebut adalah:

  • Gunawan (42) – Kepala Keluarga

  • Devi Agustina (33) – Istri

  • Nafisah Maisaroh (11) – Anak pertama

  • Narendra Dewan Gaozan (9) – Anak kedua

  • Nurel Arshaka Sachio (3) – Anak ketiga

Prosesi pemberangkatan jenazah dari rumah duka menjadi momen paling memilukan bagi warga Petarukan, mengingat satu keluarga kecil ini harus berpulang bersama-sama dalam tragedi tersebut.

Mudik Terakhir Menjelang Kampung Halaman

Perjalanan mudik tahun 2026 ini menjadi perjalanan terakhir bagi keluarga Gunawan. Mereka berangkat dari Bekasi dengan penuh antusiasme untuk merayakan lebaran di kampung halaman.

Nahas, maut menjemput di KM 290 Tol Tegal ketika mobil yang mereka tumpangi menabrak bagian belakang bus yang tengah berhenti di bahu jalan. Ironisnya, lokasi kecelakaan tersebut hanya berjarak sekitar 25 kilometer dari titik tujuan mereka di Petarukan, Pemalang.

Duka Mendalam Warga Petarukan

“Mereka sudah sangat dekat dengan rumah, tinggal sedikit lagi sampai. Kami benar-benar merasa kehilangan,” ujar salah seorang kerabat di lokasi pemakaman.

Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi para pemudik lainnya untuk selalu mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan di jalan raya, terutama saat melintasi jalur tol di masa puncak arus mudik. Kini, keluarga Gunawan telah beristirahat dengan tenang di tanah kelahiran yang sedianya ingin mereka kunjungi untuk merayakan hari kemenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *