Rem Blong, Lori Tabrak Kendaraan di Km 7 Tanjungpinang, 1 Tewas

TANJUNGPINANG – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di kawasan Km 7, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (17/9/2026) pagi. Sejumlah kendaraan dilaporkan terlibat dalam kecelakaan tersebut. Insiden ini menewaskan satu orang pengendara motor.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi.

Rekaman video berdurasi sekitar 50 detik yang beredar memperlihatkan sejumlah mobil mengalami kerusakan akibat benturan. Beberapa sepeda motor juga tampak terjatuh di badan jalan.

Diduga Rem Blong

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, kecelakaan diduga bermula ketika sebuah lori yang melaju dari arah Km 8 menuju Batu 7 mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Lori tersebut diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan dan kemudian menabrak kendaraan lain yang berada di depannya. Benturan tersebut selanjutnya memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan.

Mobil Xpander Diduga Dikemudikan Pelajar

Seorang warga yang melintas di lokasi, Ridwan, mengatakan salah satu kendaraan yang turut terlibat adalah mobil Mitsubishi Xpander.

Menurut Ridwan, mobil tersebut diduga dikemudikan seorang pelajar. Ia menyebut pengemudi terlihat mengenakan pakaian olahraga yang disebutnya merupakan seragam SMAN 1.

“Ada mobil Xpander bang, yang bawa anak SMA. Kalau dari bajunya pakai baju olahraga SMAN 1,” ujar Ridwan.

Masih Menunggu Keterangan Resmi

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti identitas pengemudi, kondisi korban, maupun jumlah kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Belum ada pula keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap dan penyebab kecelakaan. Dugaan gangguan pengereman atau rem blong pada lori masih bersifat informasi awal dan menunggu hasil pemeriksaan serta penyelidikan pihak berwenang.

Masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diimbau tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama saat kondisi arus lalu lintas padat pada pagi hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *