SMPN 1 Juwiring Klaten Targetkan 50% Lulusan Tembus Jalur Prestasi Lewat Pembekalan TKA 2026

KLATEN — SMP Negeri 1 Juwiring, Kabupaten Klaten, menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal masa depan siswanya. Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan pada 6-9 April 2026 mendatang, sekolah menggelar pembekalan intensif bagi seluruh siswa kelas 9 guna mematangkan strategi menghadapi ujian.

Langkah ini diambil untuk memastikan para siswa memiliki kesiapan mental dan penguasaan materi yang mumpuni pada dua mata uji utama, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia.

Strategi Lolos SMA/SMK Favorit

Kepala SMP Negeri 1 Juwiring, Anik Indarti, menjelaskan bahwa pembekalan ini merupakan bekal krusial bagi siswa yang mengincar jalur prestasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA maupun SMK tahun depan.

“Kami ingin siswa-siswa kami serius dan fokus. Selain kesiapan teknis, kami juga menekankan pentingnya aspek spiritual dengan meminta doa restu orang tua agar proses ujian berjalan lancar,” ujar Anik di sela kegiatan.

Fasilitas Digital dan Jaminan Kelancaran Teknis

Pembekalan ini diikuti oleh 250 siswa kelas 9 dengan dukungan penuh dari guru dan wali kelas. Untuk menjamin kenyamanan serta keamanan selama TKA yang berbasis online, sekolah telah menyiapkan skema teknis yang matang:

  • Distribusi Ruangan: Siswa ditempatkan di tiga laboratorium komputer dengan kapasitas terbatas (14-15 siswa per ruangan) guna menjaga konsentrasi.

  • Koordinasi Infrastruktur: Pihak sekolah telah berkoordinasi secara resmi dengan PLN untuk memastikan stabilitas pasokan listrik dan meniadakan pemadaman selama durasi ujian berlangsung.

Optimisme Peningkatan Prestasi

Tahun ini, SMPN 1 Juwiring mematok target tinggi. Anik berharap persentase siswa yang lolos melalui jalur prestasi dapat meningkat menjadi 50%, naik signifikan dibandingkan capaian tahun lalu yang berada di angka 40%.

“Harapan kami, siswa dapat mencapai nilai maksimal sesuai kemampuan mereka dan masuk ke sekolah yang dicita-citakan. Peningkatan kualitas lulusan adalah prioritas utama kami tahun ini,” pungkas Anik.

Melalui pembekalan ini, SMP Negeri 1 Juwiring membuktikan bahwa dukungan sekolah tidak hanya berhenti pada kurikulum reguler, tetapi juga pada pendampingan strategis menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *