MEDAN — Seorang wanita di Kota Medan akhirnya bisa bernapas lega setelah ponsel miliknya yang sempat dinyatakan hilang di sebuah tempat perbaikan (servis), berhasil ditemukan kembali. Insiden yang sempat memicu ketegangan ini diselesaikan melalui upaya mediasi dan penelusuran oleh organisasi masyarakat setempat.
Peristiwa bermula saat korban mendatangi sebuah jasa servis di kawasan Kecamatan Medan Area untuk memperbaiki perangkatnya. Meski biaya servis telah dibayar lunas sesuai kesepakatan, korban justru tidak mendapatkan kembali ponselnya saat hendak mengambil perangkat yang dinyatakan telah selesai diperbaiki.
Keberadaan Perangkat Sempat Misterius
Saat ditagih, oknum tukang servis tersebut berdalih tidak mengetahui keberadaan ponsel milik pelanggan tersebut. Merasa dirugikan dan mendapat perlakuan yang tidak transparan, wanita itu kemudian mengadukan nasibnya kepada kerabatnya.
Guna mencari solusi cepat, korban didampingi kerabatnya mendatangi Kantor Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Medan untuk meminta bantuan pendampingan.
Proses Penelusuran dan Pengembalian
Laporan tersebut langsung direspons oleh Saudara Taufik, anggota Komando Inti (KOTI) MPC Pemuda Pancasila Kota Medan yang tengah bertugas. Setelah berkoordinasi dengan Ketua Ranting di wilayah lokasi usaha tersebut, tim segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan klarifikasi.
Dalam proses pendalaman di lokasi, tim berhasil menemui tukang servis yang bersangkutan. Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, keberadaan ponsel milik korban akhirnya terungkap. Perangkat berharga tersebut kemudian langsung diserahkan kembali kepada pemiliknya di tempat.
Imbauan Bagi Masyarakat
Peristiwa ini menjadi perhatian publik di Kota Medan sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih selektif dan berhati-hati saat menggunakan jasa perbaikan barang elektronik. Warga diimbau untuk selalu meminta bukti tanda terima yang jelas serta memastikan reputasi tempat servis guna menghindari risiko kehilangan barang berharga.
Pihak keluarga korban pun menyampaikan apresiasinya atas bantuan cepat yang diberikan oleh anggota KOTI Pemuda Pancasila dalam menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.












