MAJALENGKA — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, mendadak viral bukan hanya karena keberanian warga menangkap pelaku, melainkan karena tingkah laku tak biasa kedua tersangka. Sepasang pria dan wanita yang diduga terlibat komplotan maling motor tersebut kedapatan masih bersikap mesra meski sudah berada di tangan pihak kepolisian.
Insiden penangkapan ini menghebohkan jagat media sosial pada Rabu (25/2/2026), setelah video interogasi warga beredar luas di berbagai platform.
Tertangkap Basah oleh Warga Ligung
Aksi kedua pelaku bermula saat mereka diduga hendak menggasak sebuah unit motor milik warga di wilayah Ligung. Beruntung, gerak-gerik mereka terendus oleh masyarakat setempat. Seorang wanita yang menjadi bagian dari komplotan tersebut sempat diamankan warga lebih dulu sebelum akhirnya massa melakukan interogasi untuk mencari rekan lainnya.
Situasi di lokasi kejadian sempat memanas. Warga yang geram tampak mengepung pelaku guna mencari tahu motif dan kemungkinan adanya jaringan curanmor yang lebih luas di wilayah Majalengka.
Kejadian Langka: Tetap Mesra Saat Interogasi Polisi
Hal yang membuat netizen gagal fokus adalah rekaman yang menunjukkan kedua pelaku saat berada di kantor polisi. Bukannya menunjukkan raut wajah menyesal atau tegang, pasangan ini justru tampak tetap mesra dan tidak canggung menunjukkan kedekatan mereka di hadapan petugas.
“Maling Motor Tertangkap di Majalengka, Pelaku Masih Mesra di Kantor Polisi,” tulis keterangan dalam video viral yang dikutip pada Kamis (25/2/2026).
Fenomena ini memicu beragam komentar dari warganet. Banyak yang menilai para pelaku seolah meremehkan proses hukum atau memang memiliki ikatan asmara yang kuat di tengah aksi kriminal yang mereka lakukan.
Imbauan Polisi dan Kewaspadaan Masyarakat
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polres Majalengka belum memberikan keterangan resmi mengenai status hukum maupun identitas detail kedua pelaku. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah mereka merupakan residivis atau pemain baru dalam kasus curanmor. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi pencurian kendaraan bermotor.












