Petirtaan Sumberbeji yang berlokasi di Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro merupakan sebuah pusaka leluhur yang ditemukan pada tahun 2018. Pada saat itu Kementerian Desa mempunyai program unggulan Inovasi Desa yang mengharuskan pemerintah desa untuk meneropong potensi yang ada di desanya, sehingga Desa Kesamben membuat Embung Desa sebagai inovasinya.
Seiring perjalanan pekerjaan inovasi desa, ditemukanlah sumber air yang lebih besar sekaligus ditemukan sebuah arca Jatayu, sehingga Pemerintah Desa Kesamben melaporkan ke pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur sehingga Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur menerjunkan tim untuk menindaklanjuti laporan dari Pemerintah Desa Kesamben. Dari hasil tim tersebut disimpulkan lokasi petirtaan Sumberbeji untuk dilakukan ekskavasi, pelaksanaan ekskavasi terlaksana menjadi empat tahap.
Pengunjung sekian hari semakin bertambah sehingga Pemerintah Desa Kesamben menggagas lokasi petirtaan Sumberbeji untuk dijadikan wisata desa.
Saat ditemui media SALAMOLAHRAGA.COM Bambang Pariyanto selaku Pendamping Lokal Desa Kesamben Kecamatan Ngoro mengatakan, “Kalau pengunjung saat ini rata-rata hampir seratus orang itupun masih gratis, karena saat ini masih kita godog bersama Pemdes, untuk kedepannya agar wisata desa petirtaan Sumberbeji ini bisa membawa dampak pada Pendapatan Asli Desa untuk mensejahterakan masyarakat desa sekaligus Wisata Desa ini akan kita dorong untuk menjadi unitnya BUMDesa, doakan mas bulan depan misi kita untuk menjadikan wisata desa ini menjadi unitnya BUMDesa, dengan harapan agar desa mendapatkan pendapatan asli desa lewat usaha yang dikelola BUMDesa,” pungkasnya.















