Adat dan budaya daerah haruslah dijaga dan dilestarikan, salah satunya sedekah dusun. Salah satu kampung terpencil yang bernama Dusun Rapahombo merupakan bagian dari wilayah Desa Klitih melaksanakan adat sedekah dusun ( 5/6/2024 ).
Sedekah dusun digelar di puncak gunung Selolanang, yang merupakan tempat bersejarah cikal bakal adanya Dusun Rapahombo. Dalam ritual tersebut masyarakat diajak untuk berkirim doa dan berdoa bersama agar masyarakat diberikan ketenangan, diberikan rezeki dan dijauhkan dari marabahaya.
Perjalanan menuju kampung tersebut dari balai desa Klitih masih memakan waktu kurang lebih satu jam dengan medan jalan berbatuan dan dikatakan tidak layak.
Menurut salah satu sesepuh Dusun Rapahombo bahwa pelaksanaan sedekah dusun ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Yang Maha Esa yang telah memberikan rezeki dan nikmat berupa hasil bumi, maka kewajiban kita harus bersedekah kepada yang ahli kubur yang menjadikan cikal bakal adanya Dusun Rapahombo, bersedekah kepada kampungnya agar menjadi kampung yang berdaya.
Mengutip dari Kepala Dusun Rapahombo, “Yang kita keluhkan hanya satu mas yaitu akses jalan, mas kan tahu sendiri kondisi jalan menuju sini bagaimana rasanya, dan kami semua disini berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang untuk peduli kepada kampung kami ini,” pungkas Pak Kepala Dusun Rapahombo.












