Jombang, Rabu 31 Juli 2024 – Teguh Narutomo melakuan sidak ke pelaku usaha bahan pangan hingga kios bahan pangan yang dimiliki oleh Dinas Pemerintah untuk mengumpulkan data potensi ketersediaan bahan pangan dalam jangka panjang kedepan guna dimaksimalkan daya penyedia potensi dan serap masyarakat Jombang.
Penjabat (Pj) Bupati Dr. Drs. Teguh Narutomo, MM, CRGP, CGCAE, CFrA. mengadakan sidak ke beberapa titik pelaku usaha pangan dan kios pangan murah milik Dinas Pemerintah, seperti: Gudang Pangan milik Chandra Iewanto atau yang dikenal dengan panggilan Suiceng, Gudang Beras Cahyono, dan Kios Pangan Murah Apotik Seger.

Didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Drs. Suwignyo, MM., Kepala Dinas Pertanian Ir. Much. Rony, MM., dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Nur Kamalia SKM, M.Si. Pj. Bupati Teguh Narutomo mengamati langsung ketersediaan stok beras dan bahan pangan yang lainnya.
Selain itu, data yang diambil di lapangan juga meliputi naik turunnya harga yang tersedia. Hal ini terkait sering terjadinya permainan pasar oleh pihak perantara atau tengkulak. Beda harga beli dari petani dan harga jual di pasaran membuat Teguh Narutomo harus cek langsung kenapa itu bisa terjadi.

Dari dua tempat yang telah disinggahinya untuk pengambilan data, Kios Pangan Apotik Seger menjadi tempat Teguh Narutomo menanyakan langsung pada Kepala Dinas terkait akan pola perputaran antara biaya tanam dengan harga jual dari petani. Yang diharapkannya petani bisa terus bertanam kembali dan potensi pangan yang ada terus meningkat.

Dalam kesempatan itu Pj. Bupati menginginkan laporan kondisi real di petani dari Kepala Dinas terkait untuk memaksimalkan ketersediaan dan konektivitas terjaganya daya petani untuk terus tetap bercocok tanam. Maka audiensi pun harus dilakukan di ruang rapat Apotik Seger.
Dalam audiensi dengan tiga Kepala Dinas yang mendampinginya, Teguh Narutomo mendapatkan fit and balance bisa semakin ditingkatkan dengan menjaga harga beli dari petani dan kontrol harga jual untuk daya beli masyarakat dengan kebijakan memaksimalkan semua potensi pangan yang tersedia untuk dipasarkan atau disalurkan total ke masyarakat Jombang.
“Ketersediaan stok pangan masih aman untuk satu hingga dua tahun kedepan dan tadi saya mendapatkan tidak ada barang yang datang dari luar Jombang. Maka kami akan buat kebijakan untuk potensi pangan yang ada di Jombang untuk terus ditingkatkan dan dimaksimalkan juga dipasarkan ke masyarakat Jombang. Jadi dari Jombang untuk Jombang secara maksimal,” jelas Pj. Bupati Teguh Narutomo.














