SURABAYA – Persebaya Surabaya resmi menjalin kemitraan strategis dengan Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) sebagai Official Medical Partner. Kerja sama ini menjadi langkah awal pembangunan ekosistem sports medicine terintegrasi yang menghubungkan klub sepak bola profesional dengan rumah sakit melalui layanan kesehatan olahraga yang komprehensif.
Kolaborasi tersebut mencakup pencegahan cedera, penanganan medis, rehabilitasi, peningkatan performa atlet, hingga pelayanan kesehatan berstandar internasional melalui Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC).
Melalui SITPEC, Persebaya memperoleh dukungan dari 20 dokter spesialis multidisiplin yang meliputi kedokteran olahraga, ortopedi, kardiologi, rehabilitasi medik, radiologi, gizi klinik, penyakit dalam, hingga psikologi.
Layanan tersebut tidak hanya berfokus pada pengobatan cedera, tetapi juga mengedepankan pencegahan berbasis data, identifikasi risiko cedera, optimalisasi performa, rehabilitasi, serta pemantauan kondisi pemain secara berkelanjutan.
Chief Operating Officer Mayapada Healthcare, Hendy Widjaja, mengatakan pengalaman Mayapada dalam mendukung atlet profesional menjadi landasan penyediaan layanan sports medicine yang menyeluruh bagi Persebaya.
Selain melayani pemain Persebaya, SITPEC juga dibuka untuk masyarakat umum, komunitas olahraga, dan para pecinta olahraga yang ingin menjaga kebugaran, mencegah cedera, meningkatkan performa, maupun mempercepat proses pemulihan.
Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, menjelaskan SITPEC menerapkan pendekatan preventif melalui pemeriksaan kesehatan dan kebugaran secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan laboratorium, jantung, Body Composition Analysis, VO2Max, penilaian ortopedi, pencitraan medis, functional movement assessment, hingga evaluasi psikologis.
Untuk penanganan cedera, MHSB juga menyediakan layanan lanjutan seperti Total Knee Replacement (TKR) dengan teknologi VELYS™ Robotic-Assisted Solution, rehabilitasi medik, serta protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS®) yang dirancang untuk mempercepat proses pemulihan pasien maupun atlet.
Mayapada Hospital Surabaya juga menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi ERAS® untuk tindakan Robotic TKR dan telah menjadi anggota ERAS® Society, memperkuat posisinya sebagai pusat layanan ortopedi berstandar internasional di Jawa Timur dan Indonesia Timur.
Direktur Persebaya, Candra Wahyudi, mengatakan kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi antara klub dan rumah sakit dalam menghadirkan sistem layanan kesehatan atlet yang modern dan terintegrasi.
Menurutnya, berbeda dengan kerja sama rumah sakit pada umumnya yang hanya sebatas rujukan medis, kemitraan ini menempatkan dokter spesialis sebagai bagian dari sistem pendukung yang menyatu dengan tim medis Persebaya.
Konsep tersebut terinspirasi dari praktik klub-klub elite Eropa yang dipelajari Kepala Tim Dokter Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya atau dr. Tommy, saat mengikuti Isokinetic Conference FIFA 2025 di Madrid.
Dalam implementasinya, Persebaya dan MHSB menerapkan delapan tahapan pemeriksaan kesehatan pemain, mulai dari evaluasi laboratorium, pemeriksaan jantung, penilaian ortopedi, pencitraan medis, hingga functional movement assessment. Hasil pemeriksaan menjadi dasar dalam mengidentifikasi risiko cedera, menyusun program latihan, pencegahan cedera, hingga salah satu pertimbangan dalam proses rekrutmen pemain.
Pemain muda Persebaya, Dicky Kurniawan, menyambut positif kerja sama tersebut karena memberikan rasa aman melalui sistem kesehatan yang lebih komprehensif dan didukung teknologi modern.
Hal senada disampaikan striker anyar Persebaya, Ramadhan Sananta. Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan keseriusan manajemen klub dalam menjaga kesehatan pemain sekaligus meningkatkan performa sesuai standar sepak bola modern.
Kerja sama ini telah mulai diimplementasikan melalui pelaksanaan Medical Check-Up (MCU) bagi para pemain baru Persebaya dan akan terus berlanjut dalam berbagai agenda klub, termasuk dukungan medis pada Green Force Run 2026 yang akan digelar pada 27 Juni 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya dan HUT Persebaya.












