Kemenhub dan U.S. Coast Guard Perkuat Keamanan Pelabuhan, Tinjau Implementasi ISPS Code di Batam

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama United States Coast Guard (U.S. Coast Guard) melaksanakan kunjungan keamanan pelabuhan (Port Visit) ke empat fasilitas pelabuhan di Batam, Kepulauan Riau, pada 22–23 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan meninjau implementasi International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code sekaligus memperkuat kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat dalam mendukung keamanan transportasi maritim internasional.

Kunjungan dilakukan di empat fasilitas pelabuhan yang telah menerapkan standar keamanan ISPS Code, yakni Terminal Ferry Internasional Sekupang, Terminal Khusus PT McDermott Indonesia, PT Nongsa Terminal Bahari, dan PT Sarana Citranusa Kabil.

Tinjau Standar Keamanan Pelabuhan

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran, Triono, mengatakan kegiatan Port Visit merupakan agenda yang secara berkala dilakukan oleh U.S. Coast Guard di sejumlah pelabuhan Indonesia untuk melihat konsistensi penerapan standar keamanan internasional.

Menurut Triono, Batam mendapat kesempatan menjadi lokasi kunjungan tahun ini dan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan pemahaman, serta memperkuat implementasi ISPS Code di fasilitas pelabuhan.

Ia menjelaskan, keempat fasilitas pelabuhan yang dikunjungi telah mengantongi Statement of Compliance of a Port Facility (SoCPF), yang menunjukkan bahwa sistem keamanan, peralatan, serta sumber daya manusia di pelabuhan telah memenuhi standar internasional sesuai ketentuan ISPS Code.

Bangun Budaya Keamanan Berkelanjutan

Triono menegaskan bahwa penerapan standar keamanan internasional harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga menjadi budaya kerja bagi seluruh pihak yang beraktivitas di pelabuhan.

Menurutnya, konsistensi penerapan ISPS Code sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman maupun gangguan keamanan yang dapat memengaruhi operasional pelabuhan dan transportasi laut.

Ia menambahkan, budaya keamanan yang kuat menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pelayaran nasional maupun internasional.

Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim

Sementara itu, delegasi U.S. Coast Guard yang dipimpin LCDR Nicole Emmons bersama para International Port Security Specialist melakukan observasi langsung terhadap penerapan sistem keamanan di masing-masing fasilitas pelabuhan.

Hasil kunjungan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan diskusi dan pertukaran informasi antara kedua pihak sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem keamanan maritim.

Melalui kolaborasi ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berharap kerja sama dengan U.S. Coast Guard dapat terus diperkuat guna mendukung penerapan standar keamanan pelabuhan secara berkelanjutan serta menjaga keamanan sistem transportasi maritim global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *