KARAWANG – Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, KH. Nana Rukmana, menggelar kegiatan santunan bagi 60 anak yatim dalam rangka memperingati bulan Muharam 1448 H, Senin (29/6/2026).
Kegiatan sosial yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar tersebut diikuti sedikitnya 60 anak yatim yang berasal dari lingkungan pondok pesantren, TPQ, serta masyarakat di wilayah Desa Karyasari dan sekitarnya.
Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Pemerintah Desa
Acara santunan turut dihadiri oleh Kepala Desa Karyasari, Asur Pudian, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta perwakilan majelis taklim dari berbagai wilayah di Kecamatan Rengasdengklok yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Sejak pagi hari, kegiatan telah diawali dengan berbagai perlombaan dan cerdas cermat bagi para peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize serta hadiah bagi peserta yang beruntung.
Wujud Kepedulian di Bulan Muharam
Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, KH. Nana Rukmana, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini bertujuan untuk meraih keberkahan di bulan Muharam melalui kepedulian terhadap sesama, khususnya anak yatim, piatu, dan masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar kita untuk meraih keberkahan di bulan Muharam dengan berbagi kepada anak yatim, piatu, serta masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Rengasdengklok, khususnya Desa Karyasari,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan santunan juga diharapkan dapat menjadi contoh nyata kepedulian sosial dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Pendidikan Berbasis Cinta dan Kepedulian
KH. Nana Rukmana mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para guru dan para donatur yang telah memberikan kontribusi.
Ia menegaskan bahwa kegiatan santunan menjadi bagian dari implementasi pendidikan berbasis cinta, khususnya dalam menanamkan nilai kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.
“Para guru di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar telah menunjukkan bahwa meskipun dengan keterbatasan, mereka tetap mampu berbagi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan luar biasa,” ungkapnya.
Selain itu, KH. Nana Rukmana juga berpesan kepada seluruh anak-anak agar senantiasa mendoakan kedua orang tua setelah melaksanakan salat lima waktu.
“Sebab orang tua memiliki jasa yang sangat besar dalam kehidupan kita,” pesannya.
Ditutup dengan Doa Bersama
Untuk menambah semarak acara, panitia bersama pihak BMT turut mengadakan sesi kuis bagi peserta santunan. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Ghoni. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, penuh kekeluargaan, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat.














