Gresik – KPUG (Komunitas Pelopor Usaha Gresik) bersama Untag Surabaya menyelenggarakan seminar dan workshop dengan mengambil tema “Bela Beli Bagi : Pentingnya Legalitas Usaha dan Cara Ternak Medsos tanpa Tuyul di Era Digital”.
Kegiatan ini diselenggarakan di aula Pendopo Bupati ruang Putri Mijil pada pukul 13.00 – 16.00 WIB hari Rabu, 18 September 2024.
Muhammad Ismail Fahmi selaku Ketua Panitia sekaligus pemateri menjelaskan, “Kegiatan bela beli bagi yang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan penghasilan dan kesadaran bagi seluruh UMKM mengenai legalitas agar kita tidak dimanfaatkan para oknum untuk menjerat kita ke masalah hukum, maka segera urus ijin usaha anda karena semuanya gratis. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar para UMKM bisa memahami teknologi dan manfaatnya medsos, sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang untuk berinovasi sesuai dengan perkembangan digital saat ini,” ungkapnya.
Peserta kegiatan ini melampaui target yakni ada 100 lebih peserta, sampai ada peserta yang tidak kebagian kupon bela beli bagi yang nominalnya Rp. 75.000, dan nominal itu terbagi menjadi pecahan kupon dengan ketentuan Rp. 5000 empat lembar, Rp. 10.000 empat lembar, dan Rp. 15.000 satu lembar.
Semua kupon yang didapat peserta bisa dibelanjakan di lapak UMKM di tempat acara.
Pembicara sesi kedua adalah saudara Rico (Terang Bulan Teradjana). Beliau merupakan seorang Technopreneur yang memiliki beberapa usaha di Kota Gresik. Selain itu dia juga seorang motivator sekaligus ahli di bidang Digital Marketing.
“Ada 7 pola laris tanpa penglaris di antaranya bagaimana membuat produk yang ngangenin dalam waktu 5 detik bisa membuat value produk makin ciamik, semakin dilirik, dan beberapa teknik viral marketing lainnya,” pungkasnya.














