Pengasuh Pondok Pesantren di Jombang Diduga Kuat Manipulasi dan Gelapkan Uang Program Kredit Petani Ratusan Juta Rupiah

Seminggu ini sedang hangat kabar mengenai pengasuh pondok pesantren di Ngoro Jombang berinisial Gus SR yang diduga kuat telah memanipulasi dan menggelapkan uang program kredit petani (KUR Tani) senilai ratusan juta rupiah.

Program tersebut difasilitasi oleh bank milik pemerintah yang tujuannya adalah untuk membantu para petani terutama dalam hal permodalan terkhusus untuk meningkatkan produksi.

Tujuan baik tersebut ternyata “dimainkan” oleh oknum pengasuh pondok pesantren tersebut. “Iya mas Gus SR tersebut yang membuat acara ini dan saya hanya dimanfaatkan oleh beliau. Itu kan masalah mencuat karena pada macet dalam pembayaran. Lah kan memang dananya dimainkan sama Gus SR dan ada oknum lain lagi mas,” jelas salah 1 warga yang menjadi korban.

Naasnya ternyata oknum lain yang turut serta “memainkan” uang tersebut adalah oknum perangkat desa.

Pagi tadi (06-01-2025) wartawan mendatangi rumah Gus SR untuk meminta klarifikasi, namun tidak ditemui. Saat dihubungi melalui sambungan telepon juga tidak menjawab hingga berita ini diturunkan.

Saat kami tanyakan ke tetangga memang ternyata Gus SR tidak mau menemui tamu kecuali biasanya habis maghrib dan itupun jarang. “Kecuali dia dengar itu suara yang manggil-manggil di depan rumah suaranya telah dikenali olehnya, karena ada banyak yang menagih hutang,” ujar tetangga Gus SR.

Setelah itu wartawan ke kantor desa untuk mengkonfirmasi ke oknum perangkat desa yang diduga turut serta dalam “aksi” tersebut, namun dirinya tidak dapat menemui karena ada acara di Kecamatan Ngoro.

Wartawan diterima dan ditemui dengan baik oleh Kades setempat. Kades menjelaskan bahwa dirinya mengetahui mengenai hal tersebut, namun dirinya mengaku tidak tahu permasalahan di lapangan dan dinamika yang terjadi, karena dirinya hanya menyetujui saja selaku pimpinan di instansi tersebut. Ia mengaku tidak tahu menahu detailnya karena dirinya saat itu juga tidak ikut ambil bagian maupun dana pada program tersebut.

Penulis: TIM S.O INVESTIGASIEditor: SD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *