JAKARTA – Sejumlah asosiasi yang tergabung dalam Presidium Mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengancam akan menghentikan operasional dapur MBG di seluruh Indonesia apabila persoalan tata kelola program yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak segera diselesaikan.
Pernyataan tersebut disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (14/7/2026).
Mitra Ancam “Gembok Dapur” Secara Nasional
Ketua Umum Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional Indonesia, Syawaludin Aweng, mengatakan para mitra merasa tidak memperoleh ruang yang setara dalam proses pengambilan kebijakan, meskipun telah memiliki Surat Keputusan (SK) resmi dan menginvestasikan dana untuk membangun serta mengoperasikan dapur MBG.
“Kami akan lakukan gembok nasional, gembok dapur secara nasional,” tegas Syawaludin.
Menurutnya, para mitra merupakan bagian penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis karena telah menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung distribusi makanan kepada para penerima manfaat.
Nilai Tata Kelola Perlu Dibenahi
Syawaludin menilai sejumlah kebijakan yang diterapkan saat ini tidak sepenuhnya mencerminkan prinsip kemitraan antara pemerintah dan pelaksana di lapangan.
Ia berpendapat persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan apabila penyelenggaraan program mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Menurutnya, regulasi tersebut telah mengatur berbagai aspek pelaksanaan program, termasuk jumlah penerima manfaat yang dilayani setiap dapur, baik di wilayah perkotaan maupun daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ia juga mengkritik adanya perubahan kebijakan yang dinilai tidak sejalan dengan ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Beri Tenggat Hingga 17 Agustus 2026
Presidium Mitra MBG memberikan batas waktu kepada pemerintah hingga 17 Agustus 2026 untuk menyelesaikan persoalan yang mereka sampaikan.
Apabila hingga batas waktu tersebut belum terdapat penyelesaian, mereka menyatakan siap melakukan penghentian operasional dapur MBG secara serentak di berbagai daerah.
“Kalau sampai tanggal 17 Agustus proses ini tidak selesai, kami akan lakukan gembok dapur secara nasional,” ujar Syawaludin.
Sejumlah Asosiasi Tergabung dalam Presidium
Presidium Mitra Program Makan Bergizi Gratis terdiri dari sejumlah organisasi mitra pelaksana program, di antaranya:
- Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional Indonesia;
- Asosiasi Pangan Gizi Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (APGI 3T);
- Gabungan Pengusaha Makan Bergizi (Gapembi); dan
- Sejumlah organisasi mitra lainnya.
Mereka menyatakan langkah tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi atas tata kelola program yang dinilai perlu diperbaiki agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian bagi seluruh mitra.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat tanggapan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pernyataan Presidium Mitra Program Makan Bergizi Gratis tersebut.












