Misteri Firaun Merneptah: Jejak Garam di Mumi hingga Viral Disebut Mirip Jokowi

KAIRO — Nama Merneptah, penguasa keempat dari Dinasti ke-19 Mesir Kuno (1213–1203 SM), kembali mencuat dalam diskusi publik global. Selain dikenal sebagai penerus Ramses II yang legendaris, Merneptah sering diidentifikasi oleh para peneliti sebagai sosok Firaun yang berkuasa saat peristiwa eksodus Nabi Musa (Moses).

Namun, di samping perdebatan sejarah dan sains, mumi Merneptah mendadak viral di jagat maya Indonesia karena fenomena unik yang memicu keriuhan netizen.

Netizen Indonesia “Galfok”: Struktur Wajah Mumi Mirip Jokowi

Di tengah pembahasan mengenai bukti arkeologis, warganet Indonesia justru dibuat gagal fokus (galfok) oleh penampakan fisik mumi Merneptah. Banyak netizen yang menilai bahwa struktur tulang wajah, garis pipi, hingga siluet mumi tersebut memiliki kemiripan yang luar biasa dengan mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Foto-foto perbandingan antara mumi Merneptah dan potret samping mantan Presiden Jokowi pun bertebaran di platform seperti X (Twitter) dan TikTok.

  • “Kok bisa mirip banget ya, struktur rahangnya identik,” tulis salah satu akun.

  • “Definisi wajah Jawa yang punya kemiripan dengan aristokrat kuno,” timpal netizen lainnya.

Temuan Dr. Maurice Bucaille: Bukti Radiologi dan Kristal Garam

Di balik fenomena viral tersebut, hubungan mumi Merneptah dengan narasi kitab suci didasarkan pada penelitian ilmiah Dr. Maurice Bucaille pada tahun 1980-an. Bucaille menemukan beberapa fakta medis yang mencengangkan:

  1. Residu Garam Laut: Ditemukan jejak garam yang meresap di dalam jaringan tubuh mumi, indikasi kuat bahwa subjek pernah terendam air laut sebelum proses pengawetan.

  2. Kerusakan Tulang Masif: Pola patah tulang parah yang terjadi sesaat sebelum kematian, yang diidentifikasi mirip dengan dampak hantaman gelombang air bertenaga besar.

Antara Sains dan Fenomena “Pareidolia”

Meskipun kemiripan wajah tersebut dianggap sebagai fenomena pareidolia (kecenderungan manusia melihat pola atau wajah pada benda mati), hal ini berhasil meningkatkan minat generasi muda Indonesia terhadap sejarah Mesir Kuno.

Secara teologis dan sains, Merneptah tetap menjadi subjek penelitian paling menarik dalam sejarah arkeologi forensik. Temuan Bucaille memperkuat teori bahwa Merneptah adalah penguasa yang tewas tenggelam namun jasadnya segera diselamatkan dan diawetkan, sesuai dengan janji pelestarian jasad dalam narasi sejarah kuno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *