JAKARTA — Syarikat Islam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus doa bersama untuk para pahlawan kemerdekaan di Sekretariat Syarikat Islam, Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Acara bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 H tersebut mengusung tema “Meneladani Rasulullah SAW, Memperkuat Persaudaraan, dan Mengisi Kemerdekaan dengan Kepedulian kepada Umat”. Kegiatan ini dihadiri jajaran tokoh nasional, di antaranya Presiden LT DPP Syarikat Islam Hamdan Zoelva, Wakil Menteri Agama H. R. Muhammad Syafi’i, Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, Utusan Khusus Presiden Muhamad Mardiono, serta Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Basri Baco.
Tiga Pilar Nilai Utama dan Penguatan Ekonomi Umat
Dalam sambutannya, Hamdan Zoelva menekankan bahwa rekam jejak perjuangan Syarikat Islam ditopang oleh tiga pilar nilai utama, yakni Islam, nasionalisme, dan keindonesiaan.
“Majunya Indonesia adalah majunya umat Islam, dan majunya umat Islam adalah majunya Indonesia. Pembangunan peradaban umat tidak cukup hanya melalui aspek spiritual, tetapi harus diwujudkan lewat kemajuan ekonomi, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan,” ujar Hamdan Zoelva.
Ia menambahkan, dalam satu dekade terakhir Syarikat Islam konsisten melakukan reorientasi gerakan untuk membangkitkan kemandirian ekonomi serta kesejahteraan masyarakat luas.
Santunan Yatim Piatu dan Doa Kebangsaan
Rangkaian acara diwarnai dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu sebagai wujud aksi kepedulian sosial yang meneladani sifat dermawan Rasulullah SAW.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang diperuntukkan bagi para pahlawan bangsa demi menjaga persatuan, kedamaian, dan keberkahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.












