Bukan sekadar belajar di kelas, 30 mahasiswa sosiologi Universitas Muhammadiyah Kupang (Unmuh Kupang) memilih untuk terjun langsung ke Desa Otan, Kecamatan Semau pada hari Jumat 25 Oktober 2024. Dengan semangat membara mereka menjelajahi kekayaan budaya yang terukir dalam setiap aspek kehidupan di desa pesisir ini.
Dari kehidupan sosial yang harmonis, nilai-nilai agama yang kuat, keunikan budaya lokal, hingga keberagaman suku bangsa, bahasa dan kesenian mahasiswa ini mencari data berharga untuk mendalami mata pelajaran sosiologi multikultural.
Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala Desa Otan yang mengharapkan para mahasiswa dapat menyerap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kearifan lokal masyarakat Semau. Ini bukan sekadar studi lapangan tetapi sebuah peluang bagi mahasiswa untuk mengalami langsung keberagaman budaya di Nusa Tenggara Timur dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal.
Melalui kegiatan ini mahasiswa sosiologi Unmuh Kupang tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru tetapi juga berkontribusi positif bagi masyarakat Semau.
“Kegiatan ini selain wawancara kami juga mencari data yang akurat tentang nilai-nilai sosial yang unik di daerah ini,” ucap Santi Akoit mahasiswi Prodi Sosiologi.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya memberikan data namun lebih dari itu kami berharap nilai-nilai sosial tetaplah terjaga hingga anak cucu,” ungkap Santi.
Mereka berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya dan kearifan lokal sehingga warisan leluhur tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.














