Lansia di Jombang Jadi Korban Pembacokan Anak Punk, Pelaku Diduga Teler Saat Beraksi

JOMBANG — Aksi penganiayaan sadis menimpa seorang lansia di area persawahan Jalan Raya Surabaya-Madiun, tepatnya di wilayah Kecamatan Perak, Jombang. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah setelah diserang oleh seorang pemuda yang diduga merupakan anggota kelompok anak punk.

Peristiwa ini kini tengah didalami oleh jajaran Satreskrim Polres Jombang untuk mengungkap motif di balik tindakan nekat pelaku.

Kesaksian Warga: Teriakan Minta Tolong dari Sawah

Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Esti (30), mengungkapkan bahwa sebelum insiden terjadi, ia sempat melihat pelaku berjalan kaki sendirian dari arah barat menuju timur. Tak lama kemudian, suasana tenang berubah mencekam.

“Sekitar pukul 08.30 WIB, saya mendengar suara teriakan minta tolong dari arah sawah. Begitu saya datangi, ternyata korban sudah tumbang dengan luka bacok yang cukup parah,” ujar Esti saat memberikan keterangan.

Kondisi Korban dan Dugaan Pelaku Teler

Kapolsek Perak, Iptu M. Supriyo, menjelaskan bahwa korban menderita sejumlah luka serius akibat senjata tajam. Luka bacok tersebut bersarang di ibu jari, telapak tangan kanan, serta bagian kaki korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan indikasi bahwa pelaku tidak dalam kesadaran penuh saat melakukan aksinya.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku ini memang sedang dalam kondisi teler. Diduga kuat ia berada di bawah pengaruh alkohol ataupun obat-obatan terlarang jenis pil koplo,” jelas Iptu M. Supriyo.

Kronologi Perebutan Sabit

Insiden bermula saat pelaku secara tiba-tiba mencoba merebut sabit yang sedang dibawa oleh korban. Lansia tersebut sempat memberikan perlawanan untuk mempertahankan alat pertanian miliknya, namun pelaku yang gelap mata langsung mengayunkan senjata tajam tersebut ke arah tubuh korban.

Guna proses hukum lebih lanjut, kasus ini telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Jombang. Petugas kepolisian masih melakukan pendalaman intensif untuk memastikan pemicu utama mengapa pelaku secara acak menyerang dan membacok korban di area terbuka tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *