KASUS MAIN HAKIM SENDIRI YANG SEBABKAN TERDUGA PENCURI ANAK BEBEK MENINGGAL DI PEKALONGAN BERBUNTUT PANJANG

Kasus dugaan penganiayaan di Desa Karyomukti Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan yang menyebabkan seorang pria bernama Bima (25 tahun) warga Desa Sidosari Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan meninggal dunia pada pekan lalu berbuntut panjang.

Selasa (13/8) siang, jasad Bima akhirnya dilakukan exhumasi atau otopsi oleh tim DVI Bid Dokkes Polda Jawa Tengah dan tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan dengan cara pembongkaran makam.

Tampak warga memadati sekitar lokasi makam desa. Bahkan sebagian warga menggelar doa bersama dan orasi dengan membentangkan sejumlah spanduk dukungan terhadap korban dan tuntutan kepada para pelaku penganiayaan.

Imam Maliki selaku kuasa hukum keluarga korban dari LBH Garuda Kencana Indonesia menyebutkan bahwa pelaksanaan ekshumasi ini sesuai harapan keluarga korban, sehingga diharapkan bisa diketahui penyebab kematiannya secara terang benderang.

Imam menambahkan bahwa jika nanti hasilnya memang korban meninggal akibat penganiayaan, maka pihaknya meminta kasus ini bisa diusut tuntas dan meminta para pelaku dihukum yang setimpal.

Sementara, Imam juga mengapresiasi langkah pihak kepolisian yang serius menangani kasus ini dengan cepat.

Penulis: CANGGIH SETIAWAN, S.E.Editor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *