JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan sinyal kuat akan memperluas pusaran penyidikan dalam kasus dugaan korupsi dan pemerasan yang menjerat Bupati Pati, Sudewo. Lembaga antirasuah tersebut kini membuka peluang untuk memeriksa Ahmad Husein, sosok yang sebelumnya dikenal sebagai pengkritik keras sang bupati.
Langkah ini diambil menyusul penetapan status tersangka terhadap Sudewo dalam perkara dugaan pemerasan terhadap calon perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.
Video Pertemuan Jadi Pintu Masuk Penyelidikan
Plt. Direktur Penyidikan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mendalami peran pihak-pihak yang memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas Sudewo. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rekaman video yang menunjukkan momen “damai” antara Ahmad Husein dan Sudewo yang sempat menyebar luas di media sosial.
“Tadi juga ada koordinatornya (Ahmad Husein), itu kan bisa dilihat bersamanya, video-videonya kan menyebar. Itu juga akan kita dalami apa yang terjadi di sana,” tegas Asep Guntur dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
KPK menilai, pendalaman ini penting untuk melihat apakah ada kesepakatan tertentu di balik rekaman tersebut yang berkaitan dengan pokok perkara yang sedang ditangani.
Dari Demonstran Menjadi Sorotan KPK
Ahmad Husein sebelumnya merupakan tokoh sentral sekaligus inisiator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Ia pernah memimpin aksi demonstrasi besar-besaran yang menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya.
Kala itu, aksi dipicu oleh kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang dinilai sangat membebani masyarakat. Namun, perubahan sikap politik yang terlihat dalam video pertemuan tersebut kini justru menarik perhatian penyidik KPK untuk menelusuri adanya potensi keterlibatan atau aliran dana di balik layar.
KPK Pastikan Penyelidikan Profesional
KPK menegaskan bahwa setiap individu yang diduga mengetahui atau terlibat dalam alur perkara pemerasan pengisian perangkat desa ini akan dimintai keterangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan konstruksi perkara menjadi utuh dan memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat Pati yang merasa dirugikan oleh praktik tersebut.
Hingga saat ini, tim penyidik masih terus mengumpulkan barang bukti tambahan dan menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi kunci untuk memperkuat berkas penyidikan Sudewo dan para tersangka lainnya.












