Judi Sabung Ayam Gang Sejati Diduga ‘Kebal Hukum’, Oknum Berambut Cepak Disinyalir Jadi Beking

MEDAN — Di tengah gencarnya upaya Kapolrestabes Medan memberantas penyakit masyarakat, sebuah fakta ironis muncul dari wilayah hukum Polsek Medan Tuntungan. Lapak judi sabung ayam beromzet ratusan juta di Gang Sejati, Ladang Bambu, dilaporkan kembali beroperasi dengan bebas, seolah memiliki “imunitas” hukum yang tak tersentuh.

Padahal, lokasi tersebut sebelumnya sempat ditindak petugas. Namun, kini aktivitas perjudian di lokasi tersebut justru semakin menggeliat dan menantang komitmen aparat kepolisian dalam Operasi Pekat.

Ironi Operasi Pemberantasan Judi

Maraknya kembali praktik ilegal di Gang Sejati menjadi sorotan tajam publik. Lemahnya pengawasan dari Polsek Medan Tuntungan dinilai mencoreng atensi Kapolrestabes Medan yang sedang giat-giatnya menabuh genderang perang terhadap narkoba dan perjudian di Kota Medan.

Ketidakhadiran tindakan tegas di lokasi tersebut menimbulkan spekulasi negatif di tengah masyarakat. Publik mempertanyakan mengapa satu titik lokasi di Kecamatan Medan Tuntungan ini seolah menjadi “zona nyaman” bagi para pemain besar.

Dugaan Keterlibatan Oknum ‘Cepak Loreng’

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, “kesaktian” lapak judi ini disinyalir kuat karena adanya keterlibatan oknum aparat berambut cepak. Oknum yang dikenal dengan inisial ‘H’ dan ‘R’ tersebut diduga menjadi pengelola sekaligus penjamin keamanan di gelanggang sabung ayam tersebut.

“Aman sekali main di sini, Bang. Tidak takut digerebek lagi karena yang pegang (kelola) oknum ‘cepak loreng’. Sekarang malah makin ramai yang datang dari luar daerah,” ujar salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Sabtu (14/2/2026).

Informasi ini mengindikasikan bahwa penggerebekan yang pernah dilakukan sebelumnya tidak memberikan efek jera, melainkan hanya sekadar jeda sebelum lapak kembali dibuka dengan perlindungan (backing) yang lebih kuat.

Warga Menanti Nyali Kapolsek Medan Tuntungan

Masyarakat kini menanti nyali dan tindakan nyata dari Kapolsek Medan Tuntungan untuk melakukan penutupan permanen. Warga mendesak kepolisian bertindak tanpa pandang bulu, meski terdapat dugaan keterlibatan oknum berseragam di baliknya.

Jika Polsek setempat dinilai tidak mampu, warga berharap Tim Sat Reskrim Polrestabes Medan atau Propam Polda Sumut segera turun tangan untuk melakukan pembersihan total demi menjaga kewibawaan institusi Polri.

Hingga berita ini ditayangkan, Kapolsek Medan Tuntungan belum memberikan tanggapan resmi terkait konfirmasi yang dilayangkan awak media mengenai aktivitas di Gang Sejati tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *