Jombang – Puncak acara dalam merayakan HUT GKJW BONGSOREJO ke-126 tahun adalah dengan diadakannya ibadah syukur dan pagelaran wayang kulit.
Ibadah syukur dilaksanakan pada hari Minggu (14/7/2024) pukul 17.00 WIB bertempat di gedung gereja GKJW Bongsorejo Grogol Diwek Jombang.
Ibadah syukur ini dipimpin langsung oleh Bu Pdt. Ridha (pendeta jemaat), dan ibadah ini melibatkan semua warga jemaat mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, warga dewasa serta warga adiyuswa untuk ikut ambil dalam pelayan ibadah syukur ini.
Dalam kotbahnya yang diambil dari surat Efesus 3 : 14 – 21, dan ayat nats diambil dari ayat yang ke-17 dengan berbunyi “Sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih”. Dengan mengambil tema 3N “Nresnani, Nduweni, Ngopeni” Ibu Pdt. Ridha mengajak semua para warga jemaat Bongsorejo untuk selalu mempunyai sikap dan jiwa yang penuh cinta kasih terhadap dusun dan gereja Bongsorejo ini, jiwa penuh cinta kasih itu diwujudkan dengan rasa Nresnani Bongsorejo atau cinta dan mencintai dusun dan gereja, setelah tresno kita harus punya rasa Nduweni atau memiliki Bongsorejo ini, dan setelah kita sudah duwe atau sudah punya, kita lanjutkan dengan Ngopeni atau merawat dusun dan gereja kita ini, perjalanan yang sudah sangat jauh ini 154 tahun sejak 1870 sungguh perjalanan yang tidak mudah buat kita semua. Jadi sebagai warga Bongsorejo mulai dari yang anak-anak sampai yang adiyuswo kita harus selalu mempunyai rasa nresnani, nduweni, dan ngopeni Bongsorejo ini, harapnya.
Dalam ibadah ini juga ada penampilan persembahan pujian dari para adiyuswo dengan judul kokoh berdiri. Tidak hanya dari para mbah-mbah persembahan pujian juga dari para ibu-ibu gereja dengan judul pujian Hosana dan Yesus Juru Selamatku.

Prosesi ulang tahun dilaksanakan di tengah-tengah peribadahan, dengan pemotongan kue dan tumpeng, buka kado dari seorang pemerhati sejarah Bapak Wiryo Widianto, serta diadakan pembagian beberapa bingkisan dari program gerakan berbagi dan bersyukur untuk warga diakonia yang berjumlah 40 untuk warga dewasa dan 10 untuk warga anak, tidak semua dapat karena ini diprioritaskan kepada warga yang dirasa kurang mampu secara ekonomi.
Jumlah warga jemaat yang ikut dalam ibadah syukur ini berjumlah kurang lebih ada 400 orang mulai dari anak-anak sampai dengan para mbah kakung dan mbah putri.
Semua berkumpul dan bersatu dengan penuh sukacita dalam melaksanakan dan mengikuti ibadah syukur. Ibadah juga mendapatkan pengamanan dari pihak Polsek setempat dan warga gereja yang mendapatkan tugas untuk menjaga keamanan.















