KLATEN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Solo Raya dijadwalkan akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara gabungan pada akhir pekan ini, Minggu (03/05/2026). Agenda besar partai berlambang Ka’bah tersebut akan dipusatkan di Kusuma Sahid Hotel, Solo.
Muscab kali ini dipastikan tampil beda dengan menerapkan mekanisme aturan baru guna menghindari potensi konflik internal dan faksionalisme di tubuh partai.
Mekanisme Formatur untuk Redam Konflik
Ketua DPC PPP Kabupaten Klaten, Alex Legiman, menjelaskan bahwa berdasarkan aturan terbaru, Muscab tidak lagi memilih ketua secara langsung. Sebagai gantinya, para musyawirin akan memilih Tim Formatur.
“Tim formatur ini terdiri dari perwakilan seluruh elemen penting, mulai dari DPC, PAC (Pimpinan Anak Cabang), hingga badan otonom. Formatur inilah yang nantinya bertugas menyusun dan mengusulkan susunan kepengurusan baru ke tingkat DPP,” ujar Alex saat memberikan keterangan, Selasa (28/04/2026).
Langkah transisi ke sistem formatur ini dinilai strategis untuk meredam dinamika politik lokal yang kerap memanas saat pemilihan ketua secara terbuka. Dengan sistem ini, seluruh kader, termasuk petahana, memiliki peluang yang sama untuk diusulkan berdasarkan mufakat.
Persiapan Matang DPC PPP Klaten
Meski digelar secara gabungan dengan DPC lain di Solo Raya, teknis pelaksanaan tetap akan dipisah per wilayah setelah sesi pembukaan secara seremonial. Alex menegaskan bahwa DPC PPP Klaten telah melakukan persiapan matang, mulai dari konsolidasi pengerahan peserta hingga koordinasi logistik pemberangkatan dari Klaten ke Solo.
Agenda lima tahunan ini juga rencananya akan dihadiri oleh perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Tengah guna memastikan proses regenerasi berjalan sesuai koridor organisasi.
Pemanasan Mesin Politik Menuju 2029
Selain fokus pada struktur kepengurusan, Muscab ini juga menjadi ajang konsolidasi besar untuk memanaskan mesin politik partai. PPP Klaten secara khusus telah mematok target peningkatan perolehan kursi di DPRD pada Pemilu Legislatif 2029 mendatang.
“Ini adalah momentum untuk memperkuat barisan. Strategi pemenangan dan target kursi akan menjadi salah satu poin bahasan penting dalam Muscab nanti. Kami ingin memastikan PPP tetap eksis dan suaranya terus terdongkrak di Klaten,” pungkas Alex.












