Gubernur Sherly Tjoanda Laos Buka Porprov V Maluku Utara, Target Lahirkan Atlet Berprestasi Menuju PON 2028

HALMAHERA UTARA – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara yang berlangsung di Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (9/6/2026). Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut diharapkan menjadi wadah melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level nasional.

Pembukaan Porprov V Maluku Utara dihadiri Wakil Ketua I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno, Wakil Gubernur Maluku Utara sekaligus Ketua KONI Maluku Utara Sarbin Sehe, Sekretaris Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir, unsur Forkopimda, para bupati dan wakil bupati, Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, para ketua KONI kabupaten/kota, atlet, pelatih, serta tamu undangan lainnya.

Diikuti 2.300 Kontingen dan 1.700 Atlet

Dalam sambutannya, Sherly Tjoanda Laos menyampaikan bahwa Porprov V Maluku Utara diikuti oleh 2.300 kontingen dan sekitar 1.700 atlet dari 10 kabupaten dan kota yang akan bertanding pada 27 cabang olahraga.

Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat persatuan dan menumbuhkan kebanggaan daerah.

“Hari ini kita menyaksikan semangat dari 10 kabupaten dan kota yang berkumpul di sini. Mereka membawa mimpi, kerja keras, dan kebanggaan untuk daerah masing-masing,” ujarnya.

Apresiasi untuk Halmahera Utara sebagai Tuan Rumah

Gubernur Maluku Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara yang dinilai telah bekerja maksimal dalam mempersiapkan pelaksanaan Porprov V.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang tetap mengirimkan kontingen di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Saya memberikan apresiasi atas totalitas yang dilakukan oleh Bupati Halmahera Utara beserta seluruh jajarannya sehingga Porprov V Maluku Utara dapat terselenggara dengan baik,” katanya.

Dorong Pembinaan Atlet Secara Berkelanjutan

Sherly berharap pelaksanaan Porprov tidak berhenti pada pembagian medali semata, melainkan menjadi sarana pencarian bakat dan pembinaan atlet menuju ajang yang lebih tinggi.

Ia meminta KONI dan seluruh cabang olahraga melakukan pemetaan terhadap cabang-cabang potensial yang dapat dikembangkan secara serius.

Menurutnya, dari 27 cabang olahraga yang dipertandingkan, perlu dipilih sejumlah cabang prioritas yang didukung melalui peningkatan kualitas pelatih, wasit, serta pembangunan infrastruktur olahraga yang memadai.

“Kita harus mencari talenta terbaik dari 1.700 atlet yang ada untuk dipersiapkan menuju Pra-PON dan PON 2028,” ujarnya.

Optimistis Potensi Atlet Maluku Utara Bisa Bersaing Nasional

Sherly menilai Maluku Utara memiliki banyak atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ia mencontohkan prestasi yang pernah diraih atlet asal Maluku Utara di cabang wushu, tinju, hingga taekwondo.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa Maluku Utara memiliki sumber daya manusia yang unggul, hanya saja memerlukan dukungan sistem pembinaan yang tepat.

“Potensi itu ada. Jika kita mendukung dengan sistem yang benar, maka saya yakin prestasi atlet Maluku Utara akan semakin berkembang,” katanya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjut Sherly, berkomitmen bekerja sama dengan 10 pemerintah kabupaten dan kota untuk mendukung pembinaan atlet melalui penyediaan anggaran, fasilitas, dan infrastruktur olahraga.

Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter

Sherly menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga investasi sumber daya manusia, karakter, disiplin, dan mental juara.

Ia berpesan kepada para atlet agar tidak takut menghadapi kekalahan karena kekalahan merupakan bagian dari proses menuju kesuksesan yang lebih besar.

Selain itu, para pelatih diminta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter para atlet.

“Kemenangan memang membanggakan, tetapi disiplin dan mental juara merupakan warisan yang lebih berharga. Jangan takut kalah, karena kekalahan sering kali menjadi guru terbaik menuju kemenangan yang lebih besar,” ujarnya.

Perkuat Persaudaraan Antar Daerah

Menutup sambutannya, Gubernur Maluku Utara mengingatkan bahwa meskipun para atlet berasal dari daerah yang berbeda dan saling berkompetisi, seluruh masyarakat Maluku Utara tetap bersaudara.

Ia berharap Porprov V Maluku Utara menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat persatuan.

“Hari ini kita bertanding mewakili 10 kabupaten dan kota, tetapi besok kita akan berdiri bersama membawa nama Maluku Utara. Bertandinglah di lapangan, tetapi tetap bersaudara di luar lapangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *