KENDARI – Elemen Warga Lembaga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di daerah tidak dapat dicapai tanpa terpenuhinya kesejahteraan para pendidik, khususnya guru honorer. Organisasi ini menilai bahwa proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) merupakan langkah strategis untuk memastikan para guru mendapatkan jaminan profesionalitas, kepastian pendapatan, dan stabilitas kerja.
Ketua EW-LMND Sultra, Halim, dalam keterangan resminya menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi guru honorer yang selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung layanan pendidikan di pelosok daerah, namun kesejahteraan mereka masih jauh dari layak.
“Peningkatan kualitas pendidikan mustahil diwujudkan jika para pendidik tidak memiliki jaminan kesejahteraan dan kepastian status kerja. Pengangkatan P3K merupakan instrumen penting untuk memastikan guru honorer mendapatkan perlindungan dan apresiasi yang layak,” ujar Halim.
EW-LMND Sultra menyoroti minimnya kepastian status kerja, terbatasnya akses terhadap jaminan sosial, serta beban kerja yang tidak sebanding dengan insentif yang diterima sebagai persoalan utama yang harus segera dibenahi oleh pemerintah daerah dan pusat.
Desakan Transparansi dan Prioritas Pendidikan
Halim menekankan bahwa pemerintah daerah dan pusat perlu memastikan proses pengangkatan P3K berjalan dengan transparan, adil, dan tepat waktu, sehingga para guru tidak terus terjebak dalam ketidakpastian administratif.
Menurutnya, penataan manajemen tenaga pendidik harus menjadi prioritas demi keberlanjutan layanan pendidikan yang berkualitas. EW-LMND Sultra juga mengajak seluruh pemangku kebijakan untuk melihat persoalan honorer bukan hanya dari sisi administratif, tetapi sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem pendidikan yang berkeadilan.
“Guru honorer bukan sekadar tenaga tambahan; mereka adalah bagian penting dari masa depan pendidikan bangsa,” tutup Halim, menegaskan kembali pentingnya apresiasi terhadap jasa para pendidik.












