Pertandingan penentuan Grup W Babak 32 Besar Liga 4 Nasional 2024-2025 antara tuan rumah Perseden Denpasar dan Persigubin Pegunungan Bintang berakhir imbang 1-1 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (4/5/2025) malam. Laga tersebut sempat dihentikan akibat protes dari tim tamu terkait dugaan teriakan rasis dari tribun penonton.
Perseden unggul lebih dulu pada menit ke-40 lewat sontekan Gerry Wilson Umbu Hanji yang memanfaatkan umpan dari Putu Melka Yasa Adi Putra. Persigubin membalas di masa tambahan waktu babak pertama (45+1) melalui gol Very Kenelak setelah terjadi miskomunikasi di lini belakang Perseden.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan sengit hingga pada menit ke-70, tim Persigubin memutuskan berhenti bermain sebagai bentuk protes terhadap dugaan ujaran rasis dari salah satu sudut tribun Timur yang diisi oleh suporter tuan rumah. Wasit Hafizullah Faridh asal Kabupaten Bandung Barat langsung menghentikan laga.
Situasi sempat memanas ketika ofisial Persigubin mendatangi meja panitia dan menunjuk-nunjuk ke arah tribun VIP yang ditempati Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Namun, setelah dilakukan klarifikasi oleh pengawas pertandingan Iman Mulyono dan General Koordinator Adi Oka Diatmika, pertandingan kembali dilanjutkan 12 menit kemudian.
Tidak ada bukti konkret yang ditemukan terkait dugaan rasisme, menurut keterangan petugas. Insiden ini terjadi bersamaan dengan informasi bahwa Pekanbaru FC unggul jauh 4-0 atas lawannya di pertandingan lain Grup W yang digelar di Stadion Kompyang Sujana. Kondisi itu menekan Persigubin yang wajib menang untuk lolos ke babak 16 besar.
Drama berlanjut di menit 90+7 ketika bek tengah Persigubin, Ronny William Syaranamual, mendapat kartu merah usai mendorong wasit setelah sebelumnya menerima kartu kuning karena pelanggaran keras. Secara keseluruhan, Persigubin menerima empat kartu kuning dan satu kartu merah dalam laga ini, sementara Perseden bermain bersih tanpa kartu.
Dengan hasil ini, Perseden keluar sebagai juara Grup W dengan raihan 7 poin dari 3 pertandingan. Pekanbaru FC finis sebagai runner-up dan ikut lolos ke babak 16 besar. Sementara Persigubin harus puas berada di posisi ketiga dengan 4 poin dan tersingkir dari persaingan.












