JOMBANG — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan LTMNU meresmikan program “99 Masjid Ramah Muktamirin”. Terobosan ini disiapkan untuk menyambut puluhan ribu peserta dan penggembira Muktamar ke-35 NU yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada 27–31 Agustus 2026.
Peresmian ditandai secara simbolis lewat penabuhan rebana oleh Bupati Jombang Warsubi bersama jajaran Forkopimda dan Ketua DMI Jombang di Masjid Agung Baitul Mukminin, Minggu (23/8/2026).
Fasilitas Menginap dan Rest Area Gratis
Bupati Jombang Warsubi mengapresiasi tinggi inisiatif peluncuran jaringan 99 masjid tersebut sebagai wujud kesiapan daerah memuliakan para tamu organisasi dari berbagai wilayah tanah air.
“Masjid dan musala pasti akan menjadi tempat yang banyak didatangi para muktamirin. Saya mengimbau pengelola takmir untuk senantiasa menjaga kebersihan, kerapian, serta ketersediaan air bersih agar para tamu merasa nyaman,” ujar Warsubi.
Sementara itu, Ketua DMI Jombang, Didin Ahmad Sholahuddin (Gus Didin), membeberkan dari 99 lokasi yang terdaftar di 21 MWCNU, sebanyak 25 hingga 30 masjid di antaranya telah diverifikasi layak difungsikan sebagai tempat menginap sementara.
“Setiap masjid ramah wajib menyediakan tempat istirahat yang layak, fasilitas MCK memadai, serta konsumsi dasar seperti air mineral, kopi, dan teh secara gratis. Distribusi logistik pendukung mulai disalurkan bertahap sejak Senin (24/8/2026),” terang Gus Didin.
Guna mempermudah navigasi muktamirin dan penggembira (mukhibin), panitia menyiagakan peta petunjuk lokasi terintegrasi baik secara cetak maupun digital, dengan konsentrasi pelayanan utama berada pada radius dua kilometer dari pusat kegiatan muktamar.














