Dana P3-TGAI Rp195 Juta Cair di Desa Kertamukti Cilebar, GP3A Sari Wangi Sejahtera Perbaiki Jaringan Irigasi Jatiluhur

KARAWANG – Pemerintah terus memperkuat infrastruktur pertanian melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026. Kali ini, petani di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, kembali menerima bantuan dana untuk peningkatan jaringan irigasi.

Bantuan sebesar Rp195.000.000 disalurkan melalui Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Sari Wangi Sejahtera. Dana tersebut bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) Citarum.

Ditandai Pemasangan Papan Proyek

Dimulainya pelaksanaan program ditandai dengan pemasangan papan informasi proyek di area persawahan Desa Kertamukti pada Senin (6/7/2026) pukul 10.44 WIB.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan yang dilaksanakan adalah Peningkatan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Jatiluhur SS Ranggon dengan nomor kontrak HK.02.01/BBWS.5.12.3/2026/354.

Proyek tersebut dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan target penyelesaian selama 45 hari kalender.

Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Perwakilan GP3A Sari Wangi Sejahtera menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan pemerintah melalui program P3-TGAI.

Menurutnya, jaringan irigasi SS Ranggon telah lama membutuhkan perbaikan agar distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih optimal.

“Alhamdulillah bantuan P3-TGAI ini turun di wilayah kami. Jaringan irigasi SS Ranggon sudah lama membutuhkan perbaikan. Dengan adanya dana ini, kami berharap tata guna air menjadi lebih baik sehingga produktivitas padi petani di Kecamatan Cilebar dapat meningkat,” ujarnya.

Swakelola Libatkan Petani

Program P3-TGAI dilaksanakan dengan sistem swakelola, sehingga seluruh proses pelaksanaan pekerjaan dikelola langsung oleh kelompok petani penerima manfaat tanpa melibatkan pihak ketiga.

Melalui pola tersebut, pemerintah berharap tumbuh rasa memiliki serta tanggung jawab petani dalam menjaga dan memelihara jaringan irigasi yang telah dibangun.

Perbaikan jaringan irigasi ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan air yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *