Balai Kota Performance Art Bikin Malam Kota Kediri Makin Hangat

Pemerintah Kota Kediri menyelenggarakan sebuah ajang kreasi pertunjukan seni berjudul  Balai Kota Performance Art di Balai Kota Kediri jalan Basuki Rahmat nomor 15, Pocanan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Jawa Timur (1/6).

Balai Kota Performance Art merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap 4 bulan sekali oleh Pemkot Kediri. Kegiatan ini merupakan wadah bagi warga Kota Kediri yang memiliki kreatifitas baik dalam bentuk seni tari maupun seni pertunjukan lainnya. Dimulai pukul 19.00 WIB acara ini dimeriahkan oleh puluhan penampil dari Kota Kediri dan sekitarnya. Terpantau lebih dari 100 masyarakat datang untuk memadati balai kota. Untuk mengikuti acara ini penonton tidak dipungut biaya. Selain disuguhkan penampilan yang atraktif dari para penampil, dalam acara ini disediakan pula soto dan kopi gratis.

“Kegiatan ini merupakan wadah untuk menggali potensi seni warga Kota Kediri yang diselenggarakan dalam kurun waktu 4 bulan sekali. Warga Kota Kediri sangat antusias dalam acara seperti ini, dalam setiap pagelarannya kurang lebih diisi oleh 20-30 penampil. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) mengakomodir penampilan para peserta untuk menampilkan potensi terbaiknya dimana beberapa dari yang terbaik akan kami ikutkan untuk mengikuti kegiatan festival dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini muncul tari-tari kearifan lokal,” ucap Kepala Dinas Disbudparpora Kota Kediri Zachrie Ahmad.

“Melihat antusias masyarakat yang luar biasa, kami akan berusaha menyelenggarakan Balai Kota Performance Art pada bulan Agustus. Kegiatan ini merupakan pembelajaran yang baik untuk mendorong masyarakat supaya berani tampil, kegiatan ini bukan perlombaan tapi penampilan. Beberapa penampil yang bagus akan dipilih dan dihubungi untuk mengikuti undangan pertunjukan seni dan bakat antar daerah. Dalam kegiatan ini Pemkot Kediri hanya bisa menyediakan makan dan minum, apabila ada anggaran dan ada apresiasi dari dewan kami akan menyelenggarakan kegiatan ini lebih sering bukan hanya 4 bulan sekali, terima kasih kepada orang tua dan sanggar tari yang tetap eksis untuk menjaga kebudayaan,” ucap Penjabat Wali Kota Kediri Jawa Timur Zanariah.

Penulis: DENY NOVANDREANAEditor: SNF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *