Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Utara (Kemenag TTU) secara rutin menggelar pembinaan rohani bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Islam. Senin, (20/1/2025), suasana khusyuk menyelimuti ruang kerja penyelenggara haji dan umroh Kemenag TTU saat para ASN mengikuti kegiatan inspiratif ini.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ansor Asbanu, S.Pd., seorang alumni STAI Masjid Suhada Yogyakarta. Pembinaan kali ini berfokus pada refleksi lima hal penting yang perlu direnungkan sebagai bekal menjalani kehidupan:
1. Masa Muda yang Bermakna: Pembinaan ini mendorong ASN untuk memaksimalkan potensi dan energi di masa muda dengan berbuat kebaikan dan mempersiapkan diri menghadapi masa tua yang penuh hikmah.
2. Kesehatan sebagai Nikmat: Menjaga kesehatan fisik dan mental menjadi poin penting. Masa sehat hendaknya dimanfaatkan untuk beribadah dan beramal saleh, sebagai bekal menghadapi kemungkinan sakit di masa mendatang.
3. Kelola Rezeki dengan Bijak: Kemampuan finansial hendaknya dikelola dengan bijaksana, disertai dengan semangat berbagi dan bersedekah. Sikap ini menjadi bekal menghadapi kemungkinan kesulitan ekonomi.
4. Waktu Luang yang Produktif: Pemanfaatan waktu luang untuk hal-hal positif seperti peningkatan kapasitas diri, mempererat silaturahmi, dan mendekatkan diri kepada Tuhan, sangat penting sebelum terbebani kesibukan.
5. Kesadaran akan Kematian: Pembinaan ini mengingatkan akan pasti datangnya kematian, mendorong ASN untuk selalu mempersiapkan diri secara spiritual dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Ansor Asbanu berharap kegiatan ini dapat menjadi penyegaran spiritual dan motivasi bagi ASN Kemenag TTU dalam menjalankan tugas dan kehidupan. Dengan merenungkan lima hal tersebut, diharapkan para ASN dapat menjadi pelayan masyarakat yang lebih baik, berintegritas, dan penuh dedikasi. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, memohon bimbingan dan ridho Allah SWT.













