JOMBANG | WARSUBI calon Bupati Jombang menjadi narasumber dalam agenda pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 2024 Kampus UNIPDU Jombang di Gelora Abi As’ad pada Selasa (2/7) 9.37 WIB.
Dalam mengisi kegiatan forum pembekalan mahasiswa UNIPDU, WARSUBI mendorong pada seluruh generasi muda untuk berwirausaha. Dorongan ini agar semua anak muda dapat kreatif dalam pengembangan potensi yang ada di Jombang. WARSUBI menyebutkan dirinya siap menampung ide kewirausahaan mahasiswa, dan tak hanya itu dirinya membuka peluang lebar bagi mereka untuk dapat bekerja di dalam perusahaan miliknya.
Hal lain dari acara tersebut, ada kemesraan yang terjalin antara WARSUBI dengan H.M SYAHRUL ASHAR atau GUS HANS yang memiliki potensi kuat bersanding dalam kontestasi bursa bakal calon Bupati dan Wakil Bupati 2024-2029. Ini terbukti dengan kehadiran mereka dalam beberapa acara.
GUS HANS selaku Wakil Rektor Bidang Pengembangan UNIPDU menyampaikan bahwa kegiatan KPM 2024 para mahasiswa akan diberikan modal yakni modal ilmu dan pengalaman yang diterapkan di lokasi KPM nanti.
“Sejauh ini untuk rekomendasi sementara sudah dikomunikasikan dengan beberapa partai politik anggota KIM seperti PKB, Demokrat, Gerindra, PKS dan Golkar,” jelas WARSUBI.
Dari beberapa partai tersebut, WARSUBI menyebutkan baru dari PKB yang sudah mengeluarkan surat rekomendasi maju di Pilkada Jombang 2024 sebagai calon Bupati.
“Namun, yang sudah mengeluarkan rekomendasi baru dari Partai Kebangkitan Bangsa,” ujarnya.
Ditanya perihal calon pendampingnya di Pilkada Jombang 2024, dia menjelaskan bahwa dirinya masih menunggu kepastian surat rekomendasi dari partai koalisi lainnya.
“Dan nanti sebelum pendaftaran, kami harus mundur dari jabatan Kepala Desa sebagai persyaratan sebelum penetapan sebagai calon wakil bupati,” jelasnya.
WARSUBI dalam kunjungan ini dikarenakan adanya kedekatan dengan GUS HANS (Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama UNIPDU), dan juga dengan keluarga UNIPDU sejak lama.
“Kami diundang disini dalam rangka memberikan kuliah umum, pembekalan kepada mahasiswa yang mau KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) seputar kewirausahaan, dan saya sangat mendorong kemampuan mahasiswa di era digital, yang mana dalam hal ini terbagi menjadi 14 kelompok. 13 kelompok KPM bertugas di Kecamatan Sumobito dan 1 kelompok KPM internasional yang dikirim ke Malaysia,” tutup WARSUBI.














