Jombang – Dusun Rapahombo sebagai tempat sekaligus putaran terakhir dalam pelaksanaan Musdus dalam rangka proses serap aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa untuk tahun anggaran 2025. Sebanyak kurang lebih 30 peserta Musdus yang hadir dari perwakilan tokoh pemuda, tokoh masyarakat serta tokoh agama serta Pendamping Lokal Desa Klitih pun turut mengawal dalam proses Musdus tersebut.
Dusun Rapahombo merupakan dusun terpencil yang berada di tengah hutan yang berjarak kurang lebih 15 km dari pusat Desa Klitih. Tentu medan yang dilalui pun tidak mudah dan membutuhkan nyali besar untuk melewatinya.
Dalam pelaksanaan Musdus Dusun Rapahombo Desa Klitih tersebut menghasilkan beberapa poin yang menjadi usulan prioritas diantaranya ketersediaan lumbung pangan sebagai tempat penyimpanan hasil pertanian yang dikelola secara profesional yang kedepannya untuk perputaran ekonomi di tingkat dusun akan terjaga, dan masih banyak yang lainnya.
“Tidak kalah pentingnya adalah akses jalan yang masih butuh prioritas pembangunan, kalau akses jalan lingkungan sekaligus akses jalan usaha tani membutuhkan kurang lebih sepanjang 90 meteran yang tentu perlu diperhatikan, dan harapan kami kedua usulan itu bisa direalisasikan di tahun depan (tahun 2025),” ungkap salah satu peserta Musdus.
“Ketersediaan Polindes di tingkat dusun serta bidan desa yang bisa standby pun kita harapkan di dusun kami, karena kami melihat perjuangan warga kami untuk mendapatkan pelayanan kesehatan pun harus menempuh kurang lebih 15 km sampai di tempat Puskesmas Pembantu (Pustu), apalagi jalan yang dilalui pun berbatuan terjal, serta disaat penghujan jalan tersebut hampir tidak bisa dilewati, dan kami berharap Pemerintah Daerah atau Pemerintah Pusat menghargai dan memperhatikan usulan kami, sebagai pembuktian agar percaya dengan keadaan Dusun Rapahombo yang kami diami ini, silahkan berkunjung langsung ke dusun kami, kami juga ingin mewujudkan desa sehat kalau pemerintah juga memfasilitasi kebutuhan kami, karena sakit itu juga butuh pertolongan pertama,” pungkas tokoh masyarakat Desa Rapahombo.













