Garut – Segenap komponen masyarakat dan Ormas LSM di Kecamatan Banjarwangi pantau dan awasi pembangunan dana desa tahap satu yang telah dicairkan oleh pemerintah daerah.
Sekjen LSM Laskar Indonesia Kecamatan Banjarwangi berperan serta dengan masyarakat untuk memantau penggunaan dana desa tahap satu bersama LSM se-Kecamatan Banjarwangi dengan harapan agar supaya penerapan dan program dana desa yang telah dianggarkan lebih tepat guna dan tepat sasaran agar masyarakat tahu dan bisa merasakannya. Salah satunya adalah contoh pembangunan jalan perhutani yang menghubungkan kmp Salempet dan Pasir Jengjing Desa Wangun Jaya Kecamatan Banjarwangi Kab. Garut.
Kampung Sukajadi RT 06 RW 07 dulunya jalan terbengkalai karena jalan tersebut merupakan milik perhutani sehingga jalan tak kunjung diperbaiki walaupun kondisinya parah yakni berlubang dan penuh dengan kubangan air ketika di musim penghujan dan tak kunjung diperbaiki oleh perhutani meskipun sering lalu lalang kendaraan perhutani mengangkut hasilnya dari bahan getah dan seringkali mengangkut hasil hutan tersebut seperti rotan hamip sebulan dua kali tapi jalan tersebut dibiarkan rusak dan berlubang sehingga masyarakat geram padahal jalan itu merupakan jalan vital.
Karena banyak keluhan dari warga akhirnya pemerintah desa membangunnya dengan anggaran dana desa tahap satu dengan anggaran 150juta dengan panjang 450cm dan lebar 250cm.
Masyarakatpun menyambut dengan antusias dan sangat berterimakasih kepada Kepala Desa Wangun Jaya yang mana beliau sangat peduli terhadap masyarakatnya.
“Kami sangat berterimakasih kepada Kepala Desa Wangun Jaya Pak Lurah Barkoh Sukur. Alhamdulillah karena anak-anak kami sekolah sangat aman dan nyaman dan petani juga sangat terbantu karena beli kebutuhan untuk tani pun sangat mudah dan tidak khawatir jatuh,” ungkap warga.
















