HALMAHERA UTARA — Prospek pembangunan infrastruktur jalan lapisan penetrasi (lapen) yang menghubungkan Desa Igo menuju Podol di Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, dipastikan terus berjalan lancar sesuai regulasi dan tanpa hambatan teknis di lapangan.
Pernyataan ini sekaligus menepis berbagai isu liar yang beredar terkait dugaan kendala material galian C dalam proyek strategis penghubung kawasan Halmahera Utara tersebut.
Ketua Apdesi Loloda Utara Tegaskan Lapangan Kondusif
Ketua Forum APDESI Loloda Utara, Yusri Arba, S.E., S.H., C.LP., mengonfirmasi langsung kondisi terkini di lapangan setelah berkoordinasi dengan jajaran kepala desa di wilayah Loloda Utara, khususnya para kades di sepanjang rute perlintasan mulai dari Desa Igo hingga Supu.
“Kami telah berkomunikasi dan menanyakan langsung kepada teman-teman kepala desa di Loloda Utara, khususnya dari Desa Igo sampai Supu. Hasilnya dipastikan tidak ada kendala sama sekali terkait material galian C. Isu luar tersebut tidak benar dan masyarakat Loloda Utara tidak terpengaruh,” tegas Yusri Arba.
Apresiasi Masyarakat dan Harapan Penuntasan Akses Jalan
Masyarakat Loloda Utara menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat atas perhatian nyata dalam membuka isolasi jaringan jalan yang selama ini menjadi keluhan utama warga setempat.
Kendati pengerjaan saat ini belum sepenuhnya rampung, warga berharap alokasi anggaran dan pembangunan dapat terus berlanjut hingga tuntas pada tahun 2027 mendatang.
Selain itu, masyarakat Loloda Utara mengimbau dan berharap agar pengawalan proyek pembangunan jalan lapen ini dapat terus dikawal secara konsisten oleh Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Aksandri Kitong, hingga seluruh ruas jalan terhubung secara optimal.












