KLATEN — Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Halaman Kantor Kelurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jumat (21/8/2026) malam.
Kegiatan bertema “Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila Melalui Pagelaran Seni Budaya” ini menghadirkan dalang Ki MPP Bayu Aji Pamungkas yang membawakan lakon Semar Mbangun Kahyangan.
Filosofi Pembangunan Moral dan Jiwa Kemanusiaan
Membacakan sambutan Bupati Klaten, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Joko Istianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif BPIP RI dalam mengedukasi masyarakat melalui media seni tradisional.
“Lakon ini memuat filosofi spiritual dan moral yang mendalam. Mbangun Kahyangan yang dimaksud Ki Semar bukanlah membangun istana megah, melainkan membangun jiwa, moral, dan mental kemanusiaan. Kekuatan sejati bangsa terletak pada budi pekerti luhur serta kejujuran pemimpin,” tegas Joko.
Sasaran Generasi Muda dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kabiro Hukum dan Organisasi BPIP RI, Edi Subowo, menjelaskan bahwa pagelaran wayang kulit dipilih karena berfungsi sebagai tontonan sekaligus tuntunan hidup yang sarat nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan. Lakon ini dinilai tepat sebagai sarana pengingat moral bagi para pejabat publik.
Edi menambahkan, pendekatan seni budaya ini sangat penting untuk merangkul generasi muda yang kian terikat dengan gawai agar tetap mengenal identitas bangsanya. Selain penanaman nilai ideologi, helatan seni ini turut membangkitkan geliat UMKM dan ekonomi warga di sekitar lokasi acara.












